
PRESMEDIA.ID– Krisis air bersih di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan semakin mengkhawatirkan seiring kemarau panjang yang terus berlangsung.
Dari empat waduk yang menjadi sumber air baku milik PDAM Tirta Kepri, saat ini, hanya dua waduk yang masih beroperasi normal, yaitu Waduk Kolong Enam dan Sungai Pulai.
Sementara dua waduk lainnya mengalami kekeringan akibat minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Direktur Utama PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholik, mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri serta Balai Wilayah Sungai (BWS).
Langkah ini dilakukan untuk mencari solusi dalam menghadapi penyusutan volume air di waduk, sekaligus memastikan distribusi air kepada pelanggan tetap berjalan selama musim kemarau.
“Kami akan berupaya agar distribusi air tetap stabil dan kejadian seperti ini bisa diantisipasi ke depan,” ujarnya.
BMKG: Hujan Baru Aakan Turun Mei 2026
Sementara Kepala BMKG Tanjungpinang, Ahmad Kosasih mengatakan, Bahwa wilayah Bintan Utara kini telah berstatus siaga kekeringan.
Hal ini terjadi setelah daerah tersebut mengalami lebih dari 30 hari tanpa hujan (Hari Tanpa Hujan/HTH), yang berdampak langsung pada menurunnya pasokan air di waduk.
“Bintan Utara sudah masuk kategori HTH siaga selama 30 hari, sehingga waduk mengalami defisit air,” jelasnya usai rapat koordinasi, Kamis (26/3/2026).
BMKG memprediksi peluang hujan ringan mulai muncul pada akhir Maret hingga April 2026. Namun, curah hujan tersebut dinilai belum cukup untuk mengatasi krisis air yang terjadi.
“Hujan dengan intensitas yang lebih stabil dan signifikan, berkisar antara 150 hingga 200 mm, diperkirakan baru akan turun pada Mei 2026,” ujarnya.
Saat ini lanjutnya, wilayah Bintan dan Tanjungpinang hanya berpeluang hujan ringan di akhir Maret, tetapi peningkatan curah hujan yang stabil diperkirakan terjadi pada Mei.
Dengan kondisi ini, krisis air bersih di Tanjungpinang dan Bintan diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.
Penulis:Roland
Editor :Redaktur













