Hardiknas 2026 di Kepri, Ansar Ahmad Ajak Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Bermutu

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menandatangani prasasti pembangunan fisik sarana pendidikan tahun anggaran 2025 dengan total nilai mencapai Rp6,16 miliar di SMK 1 Tanjungpinang (Roland/Presmedia.id)
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menandatangani prasasti pembangunan fisik sarana pendidikan tahun anggaran 2025 dengan total nilai mencapai Rp6,16 miliar di SMK 1 Tanjungpinang (Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID– Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kepulauan Riau dimanfaatkan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, untuk mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mewujudkan pendidikan yang bermutu dan inklusif.

Ajakan tersebut disampaikan dalam upacara Hardiknas yang digelar di SMK Negeri 1 Tanjungpinang, Senin (4/5/2026).

Menurut Ansar, arah pembangunan pendidikan di Kepri tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada proses memanusiakan manusia.

Pendekatan ini diterapkan melalui sistem Among, yang menitikberatkan pada, Asah (pengembangan ilmu pengetahuan) Asih (kasih sayang), Asuh (pendampingan).

Konsep ini lanjutnya, selaras dengan visi pembangunan nasional yang diusung oleh Prabowo Subianto, dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, kuat, dan tangguh.

Pemerintah Provinsi Kepri sebut Ansar, terus melakukan berbagai inovasi dalam dunia pendidikan. Salah satunya adalah dengan mengadopsi pendekatan deep learning sebagai program prioritas.

Pendekatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran langsung dari dalam kelas.

Selain itu, transformasi juga dilakukan melalui, Revitalisasi satuan pendidikan, Digitalisasi sekolah dengan papan interaktif, Penciptaan lingkungan belajar yang modern dan nyaman serta Peran Guru Diperkuat dan Kesejahteraan ditingkatkan.

Ansar menegaskan bahwa guru merupakan agen utama dalam transformasi pendidikan. Karena itu, pemerintah memberikan perhatian serius melalui, Peningkatan kompetensi tenaga pendidik, Program beasiswa pendidikan, Kenaikan tunjangan sertifikasi guru yang kini ditransfer setiap bulan

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Kepri juga memberikan penghargaan purna bakti kepada guru-guru berdedikasi, seperti, Daman Huri, Supini.  Keduanya berasal dari sekolah negeri di Tanjungpinang.

Apresiasi juga diberikan kepada para pengawas dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam memajukan pendidikan di daerah.

Dunia pendidikan Kepri juga mencatatkan berbagai prestasi membanggakan, di antaranya, SMK Negeri 1 Batam dinobatkan sebagai SMK Terbaik Nasional, SMA Negeri 1 Bintan Pesisir menjadi Sekolah Digital Nasional.

Tak hanya itu, siswa dan guru Kepri juga berhasil menorehkan prestasi di tingkat internasional, mulai dari program pertukaran pelajar ke Jepang hingga meraih medali emas dalam ajang keterampilan ASEAN.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Ansar juga menandatangani prasasti pembangunan sarana pendidikan tahun anggaran 2025 dengan total nilai mencapai Rp6,16 miliar.

Anggaran tersebut digunakan untuk, Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), Pembangunan laboratorium, Revitalisasi SMA, SMK, dan SLB di seluruh Kepri.

Selain itu, bantuan simbolis juga diserahkan kepada sekolah-sekolah yang tengah melakukan pembenahan sarana dan prasarana.

Menutup sambutannya, Ansar berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kita usahakan bersama untuk membangun SDM yang unggul, kuat, dan tangguh demi mewujudkan tujuan pendidikan nasional serta masa depan generasi muda yang lebih bermartabat,” pungkasnya.

Penulis:Roland
Editor :Redaktur

Tinggalkan Balasan