Disnakertrans Kepri Soroti Ratusan Ribu Pekerja Belum Miliki BPJS

Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya ( Doc Presmedia)
Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya ( Doc Presmedia)

PRESMEDIA.ID– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepulauan Riau sebut dari ratusan ribu tenaga kerja, baru separuh uang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan.

Disnakertrans Kepri meminta perusahaan untuk meningkat kepesertaan jaminan sosial tenaga kerja.

Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya, mengataka bahwa tingkat kepatuhan perusahaan terhadap jaminan sosial tenaga kerja masih berada di angka sekitar 51 persen.

Kondisi ini menunjukkan masih banyak perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya.

“Ketaatan terhadap jaminan sosial tenaga kerja masih sekitar 51 persen, artinya masih banyak perusahaan yang belum mendaftarkan,” kata Diky, Sabtu (2/4/2026).

Program pelatihan ini terbuka bagi masyarakat dan serikat pekerja guna meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Pemerintah daerah terus mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK).

“ Agar siap masuk ke pasar kerja,” jelasnya.

Pelatihan yang diberikan, Ia memaparkan dari berbagai keterampilan teknis, seperti pengelasan hingga bidang lainnya yang dibutuhkan dunia industri.

Dengan pelatihan tersebut, tenaga kerja diharapkan memiliki keahlian yang siap pakai.

“ Misalnya pelatihan pengelasan 3G, 4G hingga 6G, sehingga mereka siap bekerja di industri,” paparnya.

Nanantinya lulusan BLK memiliki peluang besar untuk terserap di dunia kerja. Hal ini karena industri cenderung membutuhkan tenaga kerja yang sudah siap, bukan yang masih harus dilatih dari awal.

“Tugas kami melatih, setelah itu mereka siap masuk ke pasar kerja,” tutupnya.

Penulis: Roland
Editor: Redaktur

Tinggalkan Balasan