Lestarikan Warisan Budaya, Disparbud Gelar Pertunjukan WBTb Kepri

Lestarikan Warisan Budaya Disparbud Gelar Pertunjukan WBTb Kepri
Lestarikan Warisan Budaya, Disparbud Gelar Pertunjukan WBTb Kepri

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Kebudayaan, menggelar pertunjukan 27 Warisan Budaya Tak benda (WBTb) yang telah ditetapkan menjadi WBTb Nasional.

Kegiatan ini dibuka oleh Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri Eko Sumbaryadi di Mall Tanjungpinang City Center (TCC), Sabtu (12/3/2022).

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau Juramadi Esram, mengatakan kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka melestarikan budaya yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepri.

Juramadi juga menyampaikan, ucapan terimakasih kepada seluruh Pemerintah kabupaten/kota yang telah memperkenalkan WBTb nya dan telah ditetapkan menjadi Budaya Nasional milik Provinsi Kepri.

“Data yang telah kami terima dari kabupaten/kota sejak 2013 hingga sekarang, sudah sebanyak 77 WBTb, antara lain dari Lingga sebanyak 66, Karimun 4, Tanjungpinang 3, Natuna dan Anambas 3, Bintan 1 WBTb, dan Batam belum menyerahkan sama sekali dan kedepan kita harapkan segera dapat ikut serta,” kata Juramadi Esram.

Ia menegaskan, jika pendataan WBTb akan terus dilakukan agar pelestarian budaya milik Provinsi Kepri dapat ditetapkan dan terdaftar sebagai WBTb nasional.

“WBTb Provinsi Kepri telah diterima dan ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata pada bulan Desember 2021 sebanyak 27 WBTb, diantaranya dari Lingga 25, Natuna 1, Tanjungpinang 1. Tentunya kita akan usahakan lagi agar jumlah WBTb kita semakin banyak yang diakui,” ujarnya.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Eko Sumbaryadi mengatakan, warisan Budaya Provinsi Kepri harus terus dilakukan agar tidak hilang.

Karena budaya yang tidak dijaga, bisa saja akan di klaim dan direbut bangsa lain, dan hal ini yang tidak diinginkan.

“Maka dari itu Warisan Budaya Kepri wajib dilindungi, dilestarikan, dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata Eko Sumbaryadi

Pagelaran WBTb seperti ini lanjut Eko, dapat dilaksanakan juga di kabupaten/kota agar budaya yang ada dapat dikenal semakin luas dan tidak hilang sampai kapanpun.

“Saya berharap penampilan WBTb yang ada di Provinsi Kepri dapat dilakukan juga oleh kabupaten/kota seperti yang dilakukan saat ini agar tidak punah,” ujarnya.

Penulis:Redaksi
Editor :Redaksi