
PRESMEDIA,ID,Tanjungpinang-Plt.Gugbernur Provinsi Kepri Isdianto mengatakan, dalam pendistribusian bantuan sosial pihaknya melakukan konsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait data penerima bantuan tersebut.
Dari hasil konsultasi itu, KPK memaklumi jika ada terjadi data ganda dalam penyaluran bantuan sembako itu, karena hal itu sulit untuk dihindari,”ujarnya pada wartawan di Kantor Gubernur Kepri Senin (11/5/2020).
Tapi satu hal yang jadi atensi KPK lanjut Isdianto, jangan sampai ada manipulasi data. Misalnya jangan sampai ada orang kaya yang di kasih bantuan sembako dari Miliaran dana APBD dalam program Jaring pengaman sosial percepatan penanganan Covid-19 di daerah itu.
Kemudian pada siangnya dari rilies yang diterima Media, Plt.Gubernur Kepri,H.Isdianto juga melakukan menandatangani MoU dan PKS tentang Penyaluran bantuan sosial, 425 ribu paket sembako provinsi Kepri dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Gedung Daerah Tanjungpinang.
Penandatangan MoU sendiri, dilakukan Plt.Gubernur dengan Plt.Wali Kota Tanjungpinang Hj.Rahma sebagai perwakilan, sedangkan penandatangan PKS di lakukan oleh Kadisperindag Burhanuddin dengan Kadis Sosial kabupaten dan kota yang hadir.
Pada kesepatan itu, Isdianto mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen di kabupaten dan kota se Kepri baik Pemeintah, FKPD, Instansi Vertikal dan seluruh masyarakat yang bahu-membahu dalam menangani pandemi covid-19, terlebih kepada garda terdepan baik Gugus Tugas maupun para Tim dan Tenaga Medis.
Sebagaimana diketahui, Provinsi Kepri menjadi provinsi dengan tingkat kesembuhan pasien Corona atau Covid-19 paling tinggi di Indonesia. Angka kesembuhan pasien di provinsi ini mencapai 67 persen pada 8 Mei lalu. Pada 11 Mei, persentase itu meningkat menjadi 71,1 persen.
“Ini berkat peran semua pihak yang telah bersumbangsih sesuai kapasitasnya, masyarakat juga kita harapkan tetap dan semakin mendisiplinkan diri guna terus menekan penyebaran virus ini agar segera hilang,” ujar Isdianto.
Pembagian sembako Isdianto berpesan, agar diserahkan kepada masyarakat jangan sampai salah sasaran, dan tidak terpenuhi masyarakat bagi yang benar-benar membutuhkan, sedangkan terkait dana yang dikelola tersebut jangan sampai ada penyelewengan.
“Sebagai bentuk kepedulian kita semua dalam upaya mengurangi beban masyarakat, harapan kita tentunya agar Covid ini segera sirna di bumi Kepri,”lanjut Isdianto.
Penulis:Ismail/Redaksi











