
PRESMEDIA.ID– Dua kamar kos di Jalan Raja Ali Haji Fisabilillah, Kota Tanjungpinang, terbakar pada Rabu (8/7/2026).
Peristiwa tersebut sempat membuat tiga penghuni yang berada di lantai atas terjebak sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan diri melalui bangunan ruko di sebelah rumah kos.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang, Dery, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dan segera mengerahkan tiga unit mobil pemadam dari Pos Ruko Berenang, Dompak, dan Inter Center.
“Yang terbakar dua kamar di lantai dua. Bangunan ini merupakan rumah kos yang terdiri dari beberapa kamar, sedangkan kamar lainnya hingga lantai tiga berhasil diselamatkan,” ujar Dery.
Petugas membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk mengendalikan dan memadamkan api agar tidak merambat ke seluruh bangunan.
Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.
“Api cepat membesar karena membakar kasur. Penghuni juga sempat melakukan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di lokasi,” jelasnya.
Penghuni Menyelamatkan Diri Lewat Bangunan Sebelah
Saat api membesar, tiga penghuni yang berada di lantai atas sempat terjebak. Mereka akhirnya berhasil menyelamatkan diri melalui bagian belakang ruko yang berada di samping rumah kos.
“Alhamdulillah semuanya selamat. Ada yang keluar lewat belakang dan ada juga yang melompat dari jendela menuju bangunan sebelah,” kata Dery.
Ia mengimbau masyarakat, terutama pemilik rumah kos dan tempat usaha, untuk menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah awal penanganan apabila terjadi kebakaran.
Salah seorang penghuni kos, Rita, mengaku bersyukur karena seluruh barang miliknya telah dipindahkan ke tempat tinggal baru sehari sebelum kebakaran terjadi.
Menurut Rita, proses kepindahan sebenarnya telah dilakukan beberapa hari sebelumnya dan seluruh barang berhasil diangkut pada malam sebelum insiden.
“Kami memang sudah pindah sekitar empat hari lalu. Semalam sekitar jam 11 semua barang sudah selesai kami angkut ke kos baru, jadi kamar sudah kosong,” ujarnya.
Rita mengaku mengetahui kabar kebakaran dari temannya. Saat tiba di lokasi, ia terkejut karena kamar yang sebelumnya ditempatinya menjadi salah satu ruangan yang terbakar.
“Tadi dapat kabar dari teman kalau kos terbakar. Pas sampai sini ternyata kamar kami yang terbakar. Syukurnya barang-barang sudah tidak ada lagi di dalam,” tutupnya.
Penulis:Roland
Editor :Redaktur












