Pelindo dan Bea Cukai Beda Versi, Siapa Penyeludup Mobil Mewah Land Cruiser?

img 20190925 wa0023623793089850849924
Dua unit Mobil Mewah Lan Cruiser Diduga Diseludupkan Pemilik dari Pelabuhan Sri Payung Tanjungpinang Ke Jakrta.(presmed)

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Pengembalian dan pengamanan dua unit Mobil mewah seludupan asal Batam, FJ Cruizer B 2034 PBC warna kuning dan Toyota Land Cruiser BP 1882 ZL warna hitam di Pelabuhan Sri Payung Tanjungpinang semakin membingungkan.

Selain proses hukum-nya yang tidak jelas, dua unit mobil mewah puluhan miliar hasil tegahan Bea dan Cukai Marunda Jakarta itu jugsa diduga, kembali mau diseludupkan dari Pelabuhan Sri Payung Km 6 ke sebuah rumah pengusaha di Jalan Wiratno Tanjungpinang, Rabu,(25/9/2019).

Mengenai asal-usul penyeludupan Mobil, jika sebelumnya kepala Bea dan Cukai Tanjungpinang M.Syahirul Alim menyatakan, mobil tersebut merupakan mobil seludupan dari Batam dan ditegah Bea dan Cukai Marunda Jakarta, serta mau dikembalikan ke Batam Via Tanjungpinang, Justeru hal itu dibantah Staf Operasional PT.Pelindo I Cabang Tanjungpinang.

Staf opersional Pelindo Tanjungpinang di Pelabhan Sri Payung, Agus mengatakan, dua unit Mobil Mewah itu satu bulan lalu dikirim dari Pelabuhan Sri Payung Tanjungpinang menuju Jakarta. Tetapi Pelindo tidak mengetahui siapa pemilik dua unit mobil itu karena memang sesuai laporan hanya jasa pengirimannya yang diketahui.

“Kami sistemnya tidak tahu siapa pemiliknya, Tetapi kami hanya mengetahui agen ekspedisi Pelayaranya, yaitu PT.Sri Andalan dan PTRezeki Abadi Indah sebagai perusahaan bongkar muat,”jelas Agus pada wartwab, saat ditemui di Pelabuhan Sri Payung,Rabu(25/9/2019).

Agus juga mengatakan, Pelindo hanya mengetahui jumlah barang yang ada di kapal. “Karena sistemnya tidak seperti dahulu, pemilik dan jumlah barang kita ketahui. Saat ini hanya jumlah barang yang tertera didalam manifest sedangkan pemilik tidak ada,”ucapnya.

Sementara itu, kepala kantor Bea dan Cukai Tanjungpinang M.Syahirul Alim membantah kalau dua unit mobil yang ditegah dan dikembalikan Bea dan Cukai Marunda Jakarta itu, dikirim dari Pelabuhan Sri Payung Tanjungpinang ke Jakarta. “Sebelumnya mobil ini dari Batam dikirim dan diselundupkan ke Jakarta,”sebutnya M.Syahirul Alim pada wartawan saat dikonfrimasi.

M.Syahirul melanjutnya, setelah di tegah Bea dan Cukai Marunda, dua unit mobil mewah itu, akan dikembalikan ke Batam melalui Tanjungpinang. �Mobilnya hasil tegahan BC Marunda, bukan BC Tanjungpinang. Kami cuma tugas mengawal barangnya sampai Batam,�ujarnya saat di konfirmasi PRESMEDIA.ID Rabu,(25/9/2019).

Alim juga menegaskan, mobil itu, buka mau dikirim ke Jakarta, tetapi dari Jakarta dan baru tiba di Pelabuhan Sri Payung Tanjungpinang ke Jakarta. Namun mengenai alasan pengembalian, Alim mengaku kurang mengetahuinya. (Presmed6)