
PRESMEDIA.ID– Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan lahan seluas 10 hektare di kawasan Dompak, Tanjungpinang kepada Kementerian Sosial (Kemensos) untuk pembangunan Sekolah Rakyat tingkat provinsi.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengatakan penyerahan lahan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemprov Kepri terhadap program pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat di daerah.
“Kita telah menyerahkan 10 hektare lahan di depan UMRAH untuk Sekolah Rakyat tingkat provinsi. Anggarannya juga cukup besar,” kata Ansar Ahmad belum lama ini.
Sekolah Rakyat di Kepri Bertambah Jadi Empat
Ansar menjelaskan, saat ini Provinsi Kepri telah memiliki tiga Sekolah Rakyat. Jika pembangunan sekolah baru di Dompak terealisasi, maka jumlah Sekolah Rakyat di Kepri akan bertambah menjadi empat.
Program ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kepulauan Riau.
Proyek Sempat Gagal Lelang
Meski demikian, proses pembangunan Sekolah Rakyat tersebut sempat mengalami kendala pada tahap lelang proyek.
Menurut Ansar, proyek pembangunan sebenarnya sudah masuk tahap lelang tahun ini. Namun prosesnya gagal karena tidak ada peserta yang memasukkan penawaran.
“Tahun ini sebenarnya sudah dilelang, tetapi informasinya gagal lelang karena tidak ada yang memasukkan penawaran. Kemungkinan ada eskalasi harga akibat kenaikan BBM,” ujarnya.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemprov Kepri telah berkoordinasi dengan Menteri Sosial agar dilakukan penyesuaian anggaran melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Ansar berharap komunikasi antara Kementerian Sosial dan Kementerian PU dapat segera dilakukan agar pembangunan Sekolah Rakyat tetap berjalan.
“Yang bisa dibangun, dibangun terlebih dahulu. Intinya seluruh persyaratan sudah dipenuhi dan sekarang tinggal menunggu lelang ulang. Mudah-mudahan Menteri Sosial segera berkomunikasi dengan Kementerian PU,” tutupnya.
Penulis:Roland
Editor :Redaktur












