
PRESMEDIA.ID– Polres Bintan mengerahkan 133 personel yang terdiri dari Polri, TNI, Dishub, Brimob, SAR, KSOP, Tagana, dan Pramuka dalam Operasi Ketupat Seligi 2025 guna memastikan keamanan selama mudik dan perayaan Lebaran tahun ini.
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seligi 2025 digelar di Aula Bandar Seri Bintan pada Rabu (20/03/2025) dan dihadiri oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan serta jajaran kepolisian dan instansi terkait.
Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani, menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik dan Lebaran, tetapi juga mencakup pengamanan di kawasan yang menjadi pusat keramaian.
“Dalam operasi ini, kami menurunkan 133 personel Polri yang akan dibantu oleh TNI dan instansi lainnya untuk memastikan keamanan selama perayaan Idul Fitri,” ujarnya usai memimpin apel.
Selain menyiagakan personel, Polres Bintan juga telah mendirikan sejumlah Pos Pantau dan Pos Pengamanan di berbagai titik strategis di wilayah Bintan.
Fokus Pengamanan Objek Wisata Selama Lebaran
Kapolres Bintan juga menambahkan bahwa selain memastikan keamanan selama arus mudik dan Lebaran, Operasi Ketupat Seligi 2025 juga menitikberatkan pengamanan di berbagai objek wisata di Kabupaten Bintan, yang diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan selama libur Idul Fitri.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menyatakan bahwa Pemerintah Daerah, bersama seluruh instansi terkait, berkomitmen untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri.
“Semua pihak memiliki tujuan yang sama. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, harus bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Roby.
Selain arus mudik, pihaknya juga fokus terhadap pengamanan wisatawan yang berkunjung ke Bintan. Roby memastikan bahwa sarana dan prasarana penunjang Operasi Ketupat Seligi 2025 sudah siap untuk mendukung kelancaran operasi ini.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi arahan petugas guna menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
“Ikuti arahan petugas dan tetap tertib, terutama di lokasi wisata yang memiliki potensi kerawanan. Cuaca dalam beberapa hari terakhir masih belum membaik, sehingga kita harus lebih berhati-hati. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya.
Penulis:Presmedia
Editor :Redaksi













