Polres Bintan Gelar Operasi Ketupat 2026, Bupati Roby Minta Polisi Tindak Oknum Bermain BBM

Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bahwana bersama Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Forkopimda Bintan mengecek kesiapan personel dan prasarana dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri. (Foto Hasura)
Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bahwana bersama Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Forkopimda Bintan mengecek kesiapan personel dan prasarana dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri. (Foto Hasura)

PRESMEDIA.ID– Polres Bintan bersama Tim Gabungan akan menggelar operasi Ketupat Seligi 2026 selama 13 hari kedepan di Wilayah Kabupaten Bintan.

Operasi Ketupat Seligi dimulai dari 13-25 Maret mendatang. Untuk kepolisian dilibatkan sebanyak 132 personil dari berbagai satuan.

Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bahwana mengatakan gelar pasukan telah dilaksanakan sebagai upaya mengecek kesiapan personel dan prasarana dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri.

“Untuk kepolisian dilibatkan 132 orang. Belum dari personil TNI dan instansi Pemkab Bintan,” ujar AKBP Argya, Kamis (12/3/2026).

Dalam operasi Ketupat Seligi ini dibangun 7 pos pengamanan dan pelayanan. Nantinya para personil juga ditugaskan disana untuk mengamankan dan melayani mudik.

“Dipastikan perayaan Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Bintan berjalan aman, nyaman dan kondusif,” katanya.

Disinggung soal pengaawasan dalam peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Lebaran, AKBP.Argya mengatakan stok BBM di Kabupaten Bintan masih tergolong aman. Sehingga tidak ada lagi isu BBM disini habis atau langka bahkan kenaikan harga

“Yang kami himbau adalah masyarakat agar tidak panik buying terhadap BBM. Sehingga tidak terjadi antrean panjang dan diminta tertib dalam membeli BBM,” sebutnya.

Bupati Roby Minta Polisi Tindak Oknum Bermain BBM

Sementara itu Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan bahwa pihaknya bersama Forkopimda telah membahas stok pangan dan BBM.

“Sejauh ini Insyaallah stok semua pangan dan BBM cukup di Bintan. Jadi jangan sampai punik buying,” jelasnya.

Bupati Roby juga mengingatkan pada masyarakat, untuk tidak termakan isu soal stok pangan dan BBM.

Namun dia juga meminta, agar momen Lebaran ini tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab menimbun BBM. Dan untuk pengamanan itu, Roby juga meminta aparat Penegak Hukum melakukan tindakan.

“Saya tegaskan agar masyarakat ataupun oknum tidak memanfaatkan situasi ditengah kondisi Hari Raya Idul Fitri. Janga bermain dengan BBM apalagi menimbun BBM selama Lebaran,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi