Posal Bintan Kerahkan Armada Laut dan Drone Cegah Penyelundupan dan Human Trafficking Jelang Lebaran

Komandan Lanal Bintan, Letkol Laut (P) Wityuda Timortimur. (Foto-Hasura)
Komandan Lanal Bintan, Letkol Laut (P) Wityuda Timortimur. (Foto-Hasura)

PRESMEDIA.ID– Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bintan meningkatkan pengawasan dan patroli laut menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah berbagai aktivitas ilegal di wilayah perairan Bintan, khususnya penyelundupan dan human trafficking atau Tindak Pidana Penyelundupan Orang (TPPO).

Pengawasan diperketat karena momen libur Lebaran sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan aktivitas ilegal melalui jalur laut.

Komandan Lanal Bintan Letkol Laut (P) Wityuda Timortimur mengatakan, pihaknya akan mengerahkan armada laut serta memanfaatkan teknologi drone untuk memperkuat pengawasan di wilayah perairan.

Menurutnya, kegiatan patroli ini dilakukan oleh Posal Bintan yang berada di bawah jajaran Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Koderal) IV Batam.

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) untuk meningkatkan pengamanan wilayah laut menjelang Lebaran.

“Patroli dan penggunaan drone terus kami optimalkan. Selain itu, kami juga mengintensifkan pengumpulan informasi dari intelijen maupun masyarakat,” ujar Letkol Laut (P) Wityuda Timortimur di Mako Polres Bintan usai Apel Persiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri beberapa waktu lalu.

Wilayah Pengawasan Lanal Bintan

Wityuda menjelaskan, wilayah yurisdiksi Lanal Bintan mencakup perairan Kota Tanjungpinang hingga Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Sementara itu, untuk wilayah perairan Kota Batam, pengawasan berada di bawah kendali Koderal IV Batam.

Dalam pelaksanaan patroli, Lanal Bintan juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan keamanan wilayah maritim tetap terjaga.

Untuk memperkuat pengamanan laut, Lanal Bintan menjalin koordinasi dengan sejumlah instansi maritim, seperti, Koarmada, Koderal, Bakamla.

Kerja sama ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan serta mempercepat respons terhadap potensi kejahatan di laut.

“Kami terus mengintensifkan pertukaran informasi dan koordinasi dengan semua pihak yang terlibat dalam pengamanan maritim,” jelasnya.

Sebanyak 120 Personel TNI AL Dikerahkan

Selain mengerahkan armada laut dan drone, Lanal Bintan juga menyiagakan sekitar 120 personel TNI AL. Personel tersebut berasal dari, Satuan Mako Lanal Bintan, Posal (Pos Angkatan Laut) dan
Posbinter.

Para personel tidak hanya bertugas mengamankan jalur lalu lintas pelayaran, tetapi juga melakukan patroli aktif di sejumlah titik yang dianggap rawan aktivitas ilegal.

Pengamanan difokuskan ini difokuskan pada jalur laut yang terindikasi rawan penyelundupan, human trafficking, serta aktivitas ilegal lainnya.

Langkah ini diharapkan dapat mencegah berbagai potensi kejahatan yang sering meningkat menjelang periode libur panjang.

“Pengamanan juga kami lakukan di jalur laut yang terindikasi rawan penyelundupan, trafficking, serta kegiatan ilegal lainnya,” tutupnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi