PPLP Tanjunguban Siagakan 11 Kapal Negara dan 113 Personel Amankan Arus Mudik di Perairan Kepri

KN-Rantos P-210 merupakan salah satu armada kapal milik PPLP Tanjung Uban yang disiagakan untuk pengawasan dan pengamanan angkutan laut lebaran. (Foto-Hasura)
KN-Rantos P-210 merupakan salah satu armada kapal milik PPLP Tanjung Uban yang disiagakan untuk pengawasan dan pengamanan angkutan laut lebaran. (Foto-Hasura)

PRESMEDIA.ID-Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban menyiagakan 11 kapal negara untuk mengamankan arus mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah perairan Kepulauan Riau.

Selain armada kapal, PPLP Tanjunguban juga mengerahkan 113 personel guna memastikan keselamatan serta kelancaran transportasi laut selama periode mudik Lebaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala PPLP Tanjunguban, Alfaizul, mengatakan seluruh personel yang dilibatkan terdiri dari awak kapal dan staf kantor.

“Total ada 113 personel yang kita siagakan, terdiri dari 71 awak kapal dan 42 staf kantor,” ujar Alfaizul, kemarin.

11 Kapal Negara Disiagakan di Perairan Kepri

Sebanyak 11 kapal negara yang disiapkan PPLP Tanjunguban terdiri dari berbagai kelas kapal patroli laut, yakni, 2 Kapal Negara Kelas I, 1 Kapal Negara Kelas II, 2 Kapal Negara Kelas IV, 4 Kapal Negara Kelas V dan 2 unit Rigid Inflatable Boat (RIB).

Sejumlah armada itu adalah, KN.Kalimasahada P-115, KN.Sarotama P-112, KN.Rantos P-210, KN 406, KN 464, KN 543, KN 546, KN 547, KN 544. Selain itu juga dikerahkan 2 unit kapal cepat RIB.

Seluruh kapal lanjutnya, akan disiagakan di sejumlah titik strategis perairan Kepulauan Riau serta wilayah kerja PPLP Tanjunguban lainnya untuk melakukan patroli keselamatan pelayaran.

Alfaizul menjelaskan, pengerahan kapal negara dan personel untuk pengemanan perairan ini, merupakan instruksi langsung dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan RI.

Pengawasan serta pengamanan angkutan laut selama periode mudik Lebaran akan berlangsung selama lebih dari dua minggu.

“Dari Dirjen Hubla diperintahkan untuk menyiagakan kapal negara dan personel selama periode mudik dan Lebaran. Pengawasan angkutan laut dimulai 13 hingga 30 Maret,” jelasnya.

Selain patroli keamanan laut, PPLP Tanjunguban juga menerima permintaan dukungan armada kapal untuk membantu angkutan mudik.

Permintaan tersebut datang dari Dinas Perhubungan Tanjung Jabung.

“Ada permintaan dari Dishub Tanjung Jabung untuk kapal yang membantu angkutan mudik. Kami sudah menyampaikan surat ke Dirjen Hubla terkait permintaan tersebut,” tambah Alfaizul.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi