Sebelum Menindak, Mendagri Minta Kepala Daerah Sosialisasikan PPK Darurat Ke Masyarakat

Mendagri Tito dalam kunjungan kerjanya ke Palembang Provinsi Sumatera Selatan e1625887439257
Mendagri Tito, dalam kunjungan kerjanya ke Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, pada Minggu, 2 Mei 2021. (Foto:Dok-Presmedia.id/Puspen Kemendagri).

PRESMEDIA.ID, Jakarta – Menteri dalam negeri Tito Karnavian meminta Kepala Daerah, Gubernur, Bupati dan wali kota yang daerahnya diberlakukan PPM Darurat, agar turun dan hadir ke lapangan melakukan sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada Masyarakat dan stakeholder yang terdampak.

Pemerintah Daerah kabupaten/kota lanjut Tito, sebagaimana ditulis laman kemendagri.go.id, menjadi faktor kunci keberhasilan pelaksanaan PPKM Darurat, karena dianggap paling memahami dan mengerti kondisi dan situasi serta sektor esensial dan kritikal yang berada di daerah masing-masing.

Oleh Karena itu, Lanjut Mendagri pemerintah kabupaten-kota terlebih dahulu menginventarisasi berbagai unit usaha yang tergolong dalam sektor esensial dan kritikal yang berada di daerah masing-masing.

“Upaya itu kata Tito, dapat dilakukan dengan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),” sebutnya dalam Rapat Koordinasi melalui video conference yang dipimpin Menko Perekonomian dengan topik ”Evaluasi Implementasi PPKM Mikro Diperketat,” pada Jumat (9/7/2021).

Kehadiran kepala daerah dilapangan melakukan atau dialog dengan masyarakat dan stakeholder yang terdampak lanjut Mendagri sangat dibutuhkan, untuk memberi pemahaman dan aturan yang akan diberlakukan

Upaya sosialisasi dan penjelasan ini kata Mendagri , Perlu dilakukan pada pihak terkait dan seluruh masyarakat, sebelum dilakukan upaya penindakan.
Hal itu dilakukan agar ada kesepahaman dan menghindari perbedaan pemahaman akibat tafsir yang tidak sama alias multitafsir.

“Kantor-kantor atau perusahaan atau restoran apapun yang masuk dalam kriteria esensial dan kritikal.

Perlu diberikan penjelasan kepada mereka (Kantor,Perusahaan dan restoran) sesegera mungkin, dan setelah diberikan penjelasan baru ditegakan,” ujar Mendagri

Selain itu, Mendagri meyakini, kehadiran kepala daerah bersama Forkopimda di lapangan secara langsung melakukan sosialisasi, peninjauan, maupun penegakan hukum atau disiplin tersebut memiliki efek yang besar terhadap pelaksanaan PPKM Darurat.

Mendagri pun mengharapkan bantuan dari rekan-rekan media massa untuk dapat mengekspos kegiatan kepala daerah bersama Forkopimda selama pelaksanaan PPKM Darurat tersebut.

“Sehingga terlihat gerakan yang masif oleh para pimpinan daerah, itu akan memberikan efek getar yang luar biasa nanti pengaruhnya di masyarakat,” imbuh Mendagri.

Apalagi, kata Mendagri, kehadiran kepala daerah di lapangan juga merupakan pesan dari Presiden Joko Widodo.

“Mohon ini pesan dari Bapak Presiden, mohon kepala daerah juga dapat tampil di lapangan,” ujar Mendagri.

Penulis:Redaksi
Edotor :RedaksiÂ