Tahun ke-3 Progress Proyek G12 Tepi Laut Capai 57,82 Persen, Pencairan Dana Rp.241 M

Tiang sheet pile beton baja Jembatan Penataan Kawasan Tepi Laut Proyek G12
Tiang sheet pile beton baja Jembatan Proyek G12 Penataan Kawasan pesisir Tepi Laut.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Memasuki Tahun ke tiga, progress fisik proyek multiyears Gurindam 12 (G12) Penataan Kawasan Pesisir Tepi Laut Tanjungpinang baru mencapai 57,82 Persen. Sementara dana yang sudah dicairkan Pemerintah Provinsi Kepri ke PT.Guna Karya Nusantara selaku kontraktor pelaksana dari APBD sudah mencapai 43 persen atau Rp.241 Milliar.

Kepala Seksi (Kasi) Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kepri, Handoko mengatakan, pihaknya menargetkan hingga akhir Maret ini progres fisik proyek G12 akan mencapai 62 persen.

Progress fisik itu, sesuai dengan capaian progress dalam scedual pelaksanaan fising pada Triwulan pertama pelaksanaan kegiatan tahun ke III APBD 2020 Provinsi Kepri.

“Pelaksanaan fisik memang baru, 57,82 persen. Untuk Triwulan Pertama Tahun ke III ditargetkan akan mencapai 62 persen,”ujarnya Jumat (13/3/2020).

Ia menjelaskan, dari 57,82 persen Progres fisik kegiatan hingga akhir Januari 2020 Proyek G12, Pemerintah provinsi Kepri telah merealisasikan pembayaran sebesar 43 persen atau sekitar Rp.241 Milliar dari Rp.487 Milliar total kontrak proyek dalam jangka waktu 3 Tahun.

Sebagai mana diketahui pada tahun 2020 ini merupakan kontrak terakhir pelaksanaan Proyek G12 Penataan Kawasan Pesisir Tepi Laut Tanjungpinang yang dilaksanakan PT.Guna Karya Nusantara dari kegiatan proyek Multiyears 3 tahun pelaksanaan. Kontrak sendiri akan berakhir pada Desember 2020 mendatang.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kepri, yang juga merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek G12, Rodi Yantari mengatakan, dari 57,82 persen Progress Proyek G12 Penataan Kawasan Tepi Laut, hingga saat kontraktor pelaksana sudah menyelesaikan pekerjaan pile cap pondasi jembatan 100 persen. Kemudian, akan dilanjutkan dengan pemasangan plat lantai jembatan menggunakan launcer gantry yang direncanakan akhir Mei 2020 nanti akan selesai.

“Direncanakan untuk pemasangan Plat dan Pengecoran lantai akhir Mei 2020 sudah selesai,”ujarnya.

Sedangakan pekerjaan lanscakape di Zona 1A (Depat Gedung Daerah) kawasan yang akan digunakan untuk pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri pada 17 April mendatang, Minggu ke-4 bulan Maret ini akan segera siap.

Selanjutnya, kata Rodi, pihak kontraktor juga akan segera menyelesaikan penimbunan pasir dan tanah di zona 2A dan 2B kawasan patung Raja Haji dan Melayu Squer, yang saat ini progresnya sudah mencapai 60 persen.

PUPR dan PT.GKN Redisain Konstruksi Zona 2C Proyek G12

Selain menyelesaikan penimbunan di Zona 2A dan 2B, PUPR Provinsi Kepri dan PT.GKN juga ternyata melakukan redisain konstruksi proyek G12 penataan kawasan Tepi laut di Zona 2C yang meliputi Kawasan Teluk Keriting ke simpang Jalan Lantamal IV Batu Hitam.

Redesain konstruksi proyek dilakukan dari pemasangan tiang sheet pile beton baja Jembatan, menjadi pemasangan batu kosong dan penimbunan pasir sepanjang 650 meter dari simpang Jalan Lantamal IV Batu Hitam ke arah laut Teluk Keriting.

Alasan Redisain sendiri sendiri, dikatakan Kontraktor, sesuai dengan permintaan PPK proyek dari PUPR Kepri, dengan pertimbangan, pelaksanaan pemasangan sheet pile beton baja Jembatan akan memakan waktu lama dan kondisi tanah dikawasan Teluk Keriting juga berbatu dan ditakutkan akan berdampak pada rumah dan pemukiman masyarakat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek G12, Rodi Yantari juga membenarkan adanya CCO kontrak redisain konstrukti tersebut, dan pemasangan batu kosong dan timbunan pasir pada zona 2C (Teluk keriting-batu hitam/lantamal) sepanjang 650 meter akan segera dikerjakan kontraktor.

“Untuk pekerjaan ini, ditargetkan akan selesai pada Juni 2020 mendatang. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan pemasangan angkur,”ujarnya.

Penulis: Ismail/Redaksi�