
PRESMEDIA.ID, Natuna – Jumlah korban meninggal bencana tanah longsor dan Banjir di Desa Pangkalan dusun Genting Serasan-Natuna kembali bertambah menjadi 21 orang.
Sementara korban hilang dan belum ditemukan sebanyak 35 orang, dan rumah tertimbun bertambah dari 21 rumah sebelumnya diLaporkan menjadi 30 rumah.
Data update penambahan korban meninggal dan hilang serta jumlah rumah warga yang terimbun longsor ini, berdasarkan rilis dan data tim Gabungan Tanggap Bencana Serasan Timur yang diterima media pada pukul 20 Wib, Rabu (8/3/2023)
Selain itu pemerintah kabupaten Natuna melalui BPBD dan Tim gabungan tanggap darurat, juga menetapkan status bencana tanah longsor Serasan sebagai tanggap darurat Bencana dengan masa waktu 7 hari sejak ditetapkan pada 6 Maret 2023.
Selain penambahan korban meninggal, Tim gabungan Tanggap darurat bencana Serasa, juga mengatakan dari 3 warga korban bencana kritis, dan dirujuk (dibawa) ke Pontianak menggunakan Kapal Peli, satu orang dinyatakan meninggal dunia di perjalanan. Sementara satu korban kritis yang dirujuk ke RS Natuna saat ini  masih menjalani perawatan.
Jumlah Pengungsi 1.216 Jiwa
Selain itu, sebanyak 1.216 Jiwa warga dari sejumlah desa di Serasan terdampak Banjir dan tanah longsor, hingga saat ini mengungsi dan ditampung di sejumlah tempat pengungsian.
Sejumlah warga yang mengungsi itu ditampung di tempat Pengungsian PLBN sebanyak 219 Orang,  Puskesmas Serasan sebanyak 215 Orang, Di Pelimpak dan Mesjid Alfurqon Serasan sebanyak 500  orang dan di SMA 1 Serasan  sebanyak 282 orang.
Tim Gabungan Tanggap darurat  Bencana Serasan juga menyebut data tersebut berdasarkan hasil perhimpunan data dan pencarian di hari ke 3 tanggal 08 Maret 2023 dan akan di update secara berkala.
Tinjau Lokasi dan Korban Longsor, Gubernur dan Kepala BNPB Serahkan BantuanÂ
Sebelumnya, Gubernur provinsi Kepri Ansar Ahmad dan kepala BNPB-RI Letjen TNI Suharyanto beserta Kapolda dan rombongan telah tiba di Serasan dari Ranai Natuna, Rabu (8/3/2023).
Setelah tiba di Serasan Gubernur dan rombongan, langsung bertolak ke lokasi longsor desa Pangkalan dusun Genting Serasan, untuk melakukan peninjauan di desa Pangkalan Serasan.
Turut dalam rombongan deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB RI Mayjen TNI Fajar Setyawan, Danrem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Yudi Yulistyanto dan Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, juga langsung menyerahkan bantuan penanganan bencana Provinsi Kepri sebesar Rp1 Miliar kepada Bupati Natuna.
Sementara BNPB menyerahkan Bantuan  5 unit Motor dan 1 unit Mobil Dapur Untuk Bencana Serasan.
Kepada seluruh personil dan relawan di lapangan, Kepala BNPB meminta agar seluruh bantuan yang telah sampai di lokasi bencana segera didistribusikan hingga tidak menumpuk di satu lokasi.
“Kita mau semua bantuan yang masuk, baik berupa barang dan uang cepat didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di pengungsian, jangan ditumpuk,†kata kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto di lokasi.
Dalam kesempatan itu, rombongan juga melakukan rapat kordinasi percepatan penanganan evaluasi serta membantu korban luka dan yang selamat.
Penulis:Presmedia
Editor :Redaktur












