Wabup Lingga Imbau Panitia Pilkades Bersikap Netral dan Taati Prokes

wabup lingga 2
Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy. (Foto: Aulia/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Lingga – Wakil Bupati (Wabup) Lingga Neko Wesha Pawelloy, mengimbau semua pihak yang terlibat dalam pemilihan kepala desa (pilkades) untuk bersikap netral pada pilkades serentak di 75 desa se-Kabupaten Lingga yang bakal berlangsung 21 Juli 2021 mendatang.

Sikap netral itu, lanjut Neko, harus ditunjukan mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, serta dalam tahapan pelaksanaannya terus mentaati prosedur kesehatan (prokes) di tengah pandemi Covid-19 ini.

”Saya juga mengimbau agar pada tahapan pilkades ini, tidak mengaitkan dengan kondisi politik aktif dan dan tidaknya di salah satu kepartaian serta menjaga protokol kesehatan,” ujar Neko kepada wartawan, Senin (5/7/2021).

Dikatakan, siapapun kepala desa yang terpilih kelak, itu adalah pilihan masyarakat di desa, bersaing secara fair dan kembali berangkulan setelah pilkades usai.

Neko juga meminta kepada masyarakat masing-masing desa yang menggelar pilkades, jika dalam tahapannya nanti ada oknum-oknum yang mengerahkan kelompok-kelompok tertentu di luar dari desa, dengan mendukung calon-calon tertentu secara politik dengan membawa simbol kepartaian, diminta untuk dapat menyampaikannya ke publik.

Calon Kades Wajib Mundur dari Parpol.

“Kepala desa yang ikut bertarung itu, wajib mengundurkan diri dari parpol dan organisasi politik lainnya, apalagi kalau sudah terpilih nanti. Mereka wajib netral,” ujarnya.

Neko juga mengatakan, siapapun yang terpilih menjadi kepala desa nanti, secara birokrasi dan struktur kepemerintahan adalah bawahan dari Bupati, Wakil Bupati dan pejabat setingkatnya.

“SK mereka diterbitkan oleh Bupati, meskipun pemilihannya langsung dan DD dan ADD mereka nanti juga atas persetujuan pejabat terkait, mulai dari camat hingga dinas PMD,” ujarnya.

Lebih lanjut Neko mengingatkan, karena pilkades dilaksanakan tepat pada hari kedua pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, atau pada 21 Juli 2021 mendatang, biasanya kasus Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia mengalami lonjakan. Maka diminta kepada penyelenggara dan masyarakat untuk benar-benar mematuhi prokes.

“Kita minta jangan sampai ada terjadi kerumunan, panitia baik di kabupaten maupun kecamatan harus benar-benar memperhatikan ini. Bagaimana teknisnya di lapangan agar tidak terjadi perkumpulan,” sebutnya.

Terakhir, Neko berpesan kepada seluruh masyarakat desa yang melaksanakan pilkades, untuk dapat memilih kedesnya yang benar-benar mampu bekerja, sesuai dengan target pembangunan di desa dan visi-misi pemerintah daerah, provinsi maupun pusat.

“Jadi, kita minta nanti kepala desa yang terpilih benar-benar fokus membangun desa, perkuat sinergi dengan pemerintah, pastikan kesehatan di desa baik, pendidikan baik dan kesejahteraan masyarakat kita merata,” demikian Neko Wesha Pawelloy, Wabup Lingga itu.

Penulis: Aulia
Editor: Ogawa