Wali Kota Tanjungpinang Laporkan Akun yang Diduga Menghinanya Gaga-Gara Badut

Walikota Tanjungpinang Rahma saat melaporkan kasus penghinaan oleh pemilik akun Facebook Rudi Irawan. F Roland Presmedia.id
Walikota Tanjungpinang Rahma saat melaporkan kasus penghinaan oleh pemilik akun Facebook Rudi Irawan. (F_Roland_Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Walikota Tanjungpinang Rahma, melaporkan akun Rudi Irawan atas dugaan penghinaan. Pelaporan dilakukan Rahma ke Mapolres Tanjungpinang Senin (8/2/2021).

Kapala satuan Reskrim Polres Tanjungpinang AKP.Rio Reza Perindra, membenarkan adanya laporan wali kota Tanjungpinang tersebut, dan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

Dugaan penghinaan yang dilaporkan wali kota ini, berawal dari kontrapersi penertiban Badut oleh Satpol-PP saat sedang mengamen di Lampu merah Tanjungpinang.

Atas penertiban itu, sejumlah warga melalui akun face book, menyayangkan sikap arogan Satpol-PP tersebut, karena netizen menganggap Badut yang mengamen di setiap lampu merah itu, hanya mengais rezeki dari belas kasihan orang untuk bertahan hidup ditengah kondisi ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 saat ini.

Namun oleh akun facebook Rudi Irawan menuliskan, “Woi Rahma Badut kau amankan, tempat judi dan hiburan malam u biarkan. Otak kau kemana. Kau dipilih rakyat bukan untuk bos-bos maksiat!!!! Titel sarjanamu ternyata lebih busuk dari sampah!!!!!,”.

Reza juga menyebut, atas tulisan akun face book itu, wali kota Tanjungpinang merasa harkat dan martabatnya dihina.

“Saat ini kami sudah menelusuri identitas terduga pelaku akun facebbook tersebut,” ujarnya.

Bahkan, satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang, juga mengaku telah mengantongi identitas pemilik akun face book itu.

“Akun face book yang menghina walikota atas nama Rudi Irawan itu bodong. Namun siapa yang sering menggunakan dan pemiliknya sudah kita kantongi,” ujar Rio Senin (8/2/2021).

Ditempat yang sama, Ketua Umum Perpat Kota Tanjungpinang, Irwan Lapi mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin ricuh dan terjadinya kegaduhan dengan pernyataan-pernyataan tidak bertanggungjawab. Apalagi sampai menyinggung kepala daerah.

“Jadi kami keberatan yang ada hal-hal di info Tanjungpinang yang sifatnya provokasi atau menyudutkan wako,” singkatnya.

Penulis :Roland
Editor. : Redaksi