Sepanjang Agustus 18,5 Hektar Lahan di Tanjungpinang Terbakar

Petugas saat memadamkan api di kebakaran hutan dan lahan (Foto: DPKP/Presmedia.id)
Petugas saat memadamkan api di kebakaran hutan dan lahan (Foto: DPKP/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Akibat kemarau panjang, 18,5 hektar hutan dan lahan mengalami kebakaran (Karhutla) di Tanjungpiang sejak dua pekan Agustus 2023.

Kepala Seksi Pencegahan, DPKP Kota Tanjungpinang, Dery Ambary mengatakan, kasus kebakaran lahan ini mengalami peningkatan dari Juli lalu dari 10 kasus pada Juli 2023 menjadi 14 kasus pada Agustus 2023.

“Sejumlah lahan yang terbakar itu, merupakan semak dan belukar lahan milik warga. Dan Hingga saat ini ada sekitar 18,5 hektar di 14 titik lahan yang terbakar,” ujarnya Selasa (15/8/2023).

Dery menyebutkan, peristiwa itu terjadi rata-rata karena adanya pembukaan lahan dengan cara dibakar. Selain itu, ada beberapa kasus juga karena adanya pembakaran sampah oleh warga.

“Dalam sehari bisa tiga sampai empat kali (Kejadian),” jelasnya.

Apalagi, lanjut Dery, saat ini cuaca panas beserta angin kencang yang terjadi di Kota Tanjungpinang membuat api dengan cepat membakar lahan. Namun demikian, seluruh peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa dan kerugian materil, tetapi kebakaran hutan dan lahan ini dapat mengganggu dan meresahkan warga,” tegasnya.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak membuka lahan dengan membakar dan tidak membakar sampah sembarangan.

“Jangan membakar sampah sembarangan di semak belukar,” pungkasnya.

Penulis: Roland
Editor  : Redaktur

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com