ABK Kapal KLM Green 6 Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR Gabunga temukan korban kapal tenggelam KLM Green 6 (Dok-Basarnas)
Tim SAR Gabunga temukan korban kapal tenggelam KLM Green 6 (Dok-Basarnas)

PRESMEDIA.ID– Upaya pencarian terhadap satu korban hilang insiden kapal tenggelam KLM Green 6 akhirnya membuahkan hasil. Andika Franata Panjaitan, salah satu crew kapal, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Senin (27/10/2025) siang.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Andika Franata Panjaitan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Fazzli dalam keterangan tertulisnya.

Kronologi Kejadian

Insiden tenggelamnya Kapal KLM Green lanjutnya, bermula pada Sabtu, 25 Oktober 2025, pukul 09.00 WIB, saat kapal tersebut kandas dan mengalami kebocoran.

Pada saat itu, Nakhoda kapal segera meminta bantuan, dan KM Melci 88/GT.29 datang untuk mengevakuasi ABK.

Namun, derasnya air laut yang masuk menyebabkan kapal tenggelam dengan cepat. Dalam proses evakuasi tersebut, Andika Franata Panjaitan dilaporkan hilang.

Memasuki hari ketiga pencarian pada Senin, 27 Oktober 2025, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi.

Setibanya di lokasi pada pukul 08.30 WIB, Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun berkoordinasi dengan keluarga korban dan Nelayan setempat terkait rencana penyelaman.

Pencarian dilakukan secara intensif. SRU I dari Pos AL Moro dan Polsek Moro melakukan pencarian di permukaan, sementara SRU II dari Polair TBK menyisir area Pantai Pulau Belukar dan Sugi Bawah.

Pada pukul 12.30 WIB, penyelaman di bangkai kapal dilakukan oleh masyarakat bersama Tim SAR Gabungan.

Hanya berselang 20 menit, atau sekitar pukul 12.50 WIB, korban atas nama Andika Franata Panjaitan berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 0° 50.064′ N 103° 38.257′ E.
Korban selanjutnya di evakuasi menuju ke rumah duka.

Penulis :Roland
Editor   :Redaktur