
PRESMEDIA.ID,Bintan-Sukseskan pelaksanaan Pilkada, RSUD Bintan mempersiapkan segala fasilitas secara maksimal, sebagai antisipasi, jika terjadi penambahan pasien Covid-19 setelah pelaksanaan Pilkada 2020.
Sejumlah fasilitas yang dipersiapkan RSUD Bintan tersebut antara lain ruangan pengambilan swab, laboratorium tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dan penambahan kamar baru untuk isolasi pasien Covid-19.
Direktur RSUD Bintan, dr.Benni Antomi, mengatakan masyarakat Kabupaten Bintan diminta untuk tidak takut dengan covid-19. Namun tetap mematuhi protokol kesehatan ketika menggunakan hak suaranya di setiap TPS.
“Gunakan hak suara anda dalam pesta demokrasi ini. Jangan kawatir dengan covid-19 karena semua itu bisa dicegah dengan mentaati protokol kesehatan dan di setiap TPS juga disediakan fasilitas yang mendukung itu semua,” katanya, kemarin.
Apabila nanti pasca pilkada terjadi kenaikan atau lonjakan pasien, RSUD Bintan akan menanganinya dengan baik.
RSUD Bintan, lanjut Benni juga telah memiliki laboratorium dan alat PCR untuk menguji sampel swab Covid-19. Kemudian juga ada ruangan atau kamar baru untuk isolasi para pasien yang terkonfirmasi positif covid-19. Begitu juga dengan ketersediaan obat-obatan yang dibutuhkan untuk pasien tersebut.
“Selain kesiapan labor dan alat PCR, kami juga menyiapkan 22 kamar baru. Jadi semua fasilitas ini sudah kita operasikan untuk menangani para pasien positif covid-19 di Kabupaten Bintan,”jelasnya.
Sementara itu, Sekda Bintan, Adi Prihantara, mengatakan setiap tahun Pemkab Bintan terus mengucurkan dana untuk melengkapi segala fasilitas kesehatan di RSUD Bintan.
Pemerontah lanjut Adi menginginkan RSUD BIntan di Kijangitu menjadi rumah sakit andalan dan rujukan pertama di Kabupaten Bintan.
“Maka dari itu segala fasilitas dan tenaga kesehatannya terus kita benahi,”katanya.
Dalam menunjang kesiapan penanganan pasien Covid, BPBD dan Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Bintan juga melakukan pembangunan posko di samping IGD.
Kepada masyarakat Sekda Bintan ini juga mengatakan masyarakat tidak perlu kawatir atau takut untuk menggunakan hak pilihnya di Pilkada yang dilaksanakan ditengah pandemi covid-19.
Penulis:Hasura











