
PRESMEDIA.ID– Dua nelayan asal Karimun, Supianti dan Zukifli, berhasil diselamatkan Tim SAR gabungan setelah hanyut hingga ke perairan Malaysia.
Peristiwa ini bermula saat kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin (jammed) ketika melaut di perairan Tokong Hiu sejak Sabtu malam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, menjelaskan kondisi cuaca buruk disertai hujan deras membuat kapal kehilangan kendali.
Akibatnya, kapal tersebut terseret arus sejauh kurang lebih 20,73 mil laut hingga memasuki wilayah Kukup, Malaysia.
Laporan kejadian ini sebutnya, pertama kali diterima dari Ketua Nelayan KUB Selayang Laut, Wito, yang kemudian diteruskan kepada pihak SAR.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun selanjutnya bergerak melakukan koordinasi.
Tim SAR melakukan koordinasi intensif melalui Precom dan Excom bersama Polair Karimun serta MRCC Johor, Malaysia.
“Koordinasi lintas batas ini dilakukan untuk mendapatkan izin penjemputan para korban yang berada di perairan Malaysia,” ujar Fazzli, Senin (13/4/2026).
Setelah izin diperoleh, tim penyelamat bergerak menggunakan speedboat Polair menuju lokasi korban di perairan Malaysia.
Berkat koordinasi dan diplomasi yang berjalan efektif, tim SAR akhirnya berhasil menjangkau korban dan melakukan proses evakuasi.
“Tim berhasil merapat ke posisi korban di perairan Malaysia dan segera melakukan proses evakuasi,” jelasnya.
Kedua nelayan kemudian dipindahkan dari wilayah Malaysia kembali ke Indonesia dengan aman.
Setelah proses evakuasi selesai, rombongan tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun.
“Dua korban selamat dan telah kami serahkan kepada pihak keluarga,” tutup Fazzli.
Penulis:Roland
Editor :Redaktur













