Direktur PDAM Tirta Kepri Sebut Produksi Air Masih Aman di Tengah Musim Kemarau Landa Tanjungpinang dan Bintan

Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kepri, Abdul Kholik Fajdawani (Roland/Presmedia)
Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kepri, Abdul Kholik Fajdawani (Roland/Presmedia)

PRESMEDIA.ID– Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kepri memastikan, ketersediaan air bersih untuk kebutuhan masyarakat di Tanjungpinang dan Bintan hingga saay ini masih aman di tengah musim kemarau yang berlangsung di Tanjungpuinang dan Bintan saat ini.

Meski demikian, salah satu sumber air baku, yakni Waduk Sei Jago di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, masih dalam proses perbaikan akibat mengalami kebocoran.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Kepri, Abdul Kholik Fajdawani, mengatakan, sejumlah waduk dan sumber air baku masih beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Di antaranya Waduk Gesek, Sungai Pulai, serta Kolong Enam di Kijang. Sementara Waduk Sei Jago di Bintan saat ini hanya dapat beroperasi selama 12 jam karena masih dalam proses perbaikan.

“Insyaallah waduk kita masih aman, kecuali Waduk Sei Jago yang dalam masa perbaikan,” kata Abdul Kholik, Senin (24/8/2026).

Kekeringan Diperkirakan Berakhir September

Abdul Kholik mengatakan, berdasarkan hasil diskusi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), periode Hari Tanpa Hujan (HTH) pada 2026 tidak berlangsung sepanjang periode kekeringan yang terjadi pada awal tahun lalu.

Karena itu, pihaknya berharap puncak kekeringan yang terjadi saat ini dapat segera berakhir dan memasuki September curah hujan kembali meningkat.

“Insyaallah bulan ini puncak kekeringan akan berakhir. September diharapkan curah hujan akan turun,” ujarnya.

Dari sisi ketersediaan air baku, Abdul Kholik menyebut kondisi Waduk Gesek masih berada di atas 1,6 meter. Sementara ketinggian air di Sungai Pulai tercatat sekitar 1,9 meter.

“Kecuali tadi Sei Jago hanya beroperasi 12 jam dari 24 jam sebelumnya. Di sana ada sekitar 2.000 pelanggan,” jelasnya.

Perbaikan Waduk Sei Jago Diharapkan Segera Rampung

Kholik berharap perbaikan Waduk Sei Jago yang dilakukan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Batam dapat segera diselesaikan.

Menurutnya, keberadaan Waduk Sei Jago cukup penting dalam mendukung pelayanan air bersih bagi masyarakat, terutama karena terdapat ribuan pelanggan yang bergantung pada sumber air tersebut.

Sementara itu, untuk Waduk Kawal, Kholik mengatakan saat ini masih mampu memproduksi air sekitar 250 liter per detik.

Selain itu, pada tahun ini juga direncanakan penambahan jaringan pipa sepanjang 4,5 kilometer. Proses lelang pekerjaan tersebut saat ini sedang dilakukan oleh BWS.

Meski kondisi ketersediaan air masih dinilai aman, Kholik mengimbau masyarakat tetap menghemat penggunaan air.

Ia meminta masyarakat menggunakan air secukupnya dan memastikan keran ditutup rapat ketika tidak sedang digunakan.

Penulis: Roland
Editor : Redaktur

Jika ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan oleh pemberitaan di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com

Tinggalkan Balasan