Hari Kartini 2025, Titiek Puspa Dianugerahi Gelar Perempuan Hebat Dunia Seni

Putri almarhumah Titiek Puspa, Petty Tunjungsari memberikan kata sambutan pada peringatan Hari Kartini 2025 di Gedung Tenis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin (21/4/2025). (Foto: Amiriyandi InfoPublik)
Putri almarhumah Titiek Puspa, Petty Tunjungsari memberikan kata sambutan pada peringatan Hari Kartini 2025 di Gedung Tenis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin (21/4/2025). (Foto: Amiriyandi InfoPublik)

PRESMEDIA.ID – Dalam peringatan Hari Kartini 2025, Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), memberikan penghargaan khusus kepada almarhumah Titiek Puspa.

Ia dianugerahi gelar “Perempuan Hebat Dunia Seni” atas dedikasinya selama lebih dari tujuh dekade dalam musik dan seni peran.

Penghargaan diserahkan langsung Menteri PPPA, Arifah Fauzi, bersama Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Nannie Hadi Tjahjanto, kepada putri Titiek Puspa, Petty Tunjungsari, pada acara peringatan Hari Kartini yang digelar di Gedung Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (21 April 2025).

Putri Titiek Puspa, Petty Tunjungsari, yang menerima penghargaan, tampak haru mengingat kembali semangat dan warisan sang ibu.

“Ada salam cinta dan doa dari almarhumah,” ujar Petty saat memberikan sambutan sebagaimana dikuutip dari infopublik.id Senin, (21/4/2025).

Ia menyampaikan rasa bangganya mewakili Titiek Puspa di tengah-tengah ratusan perempuan inspiratif Indonesia.

“Mama pasti bangga melihat saya berdiri di antara para wanita perkasa yang berani menghadapi tantangan dan mengubahnya menjadi peluang,” lanjutnya dengan mata berkaca-kaca.

Petty juga mengenang 10 hari setelah kepergian ibunya sebagai momen penuh cinta dari masyarakat, di mana ribuan orang mengungkapkan rasa duka lewat puisi, lagu, dan pesan haru di media sosial.

“Benih langit apa gerangan yang kau tanam, Mama, sehingga kami, anak, cucu, cicit mu, menuai tsunami cinta kasih?” ucapnya dengan suara bergetar.

Titiek Puspa, Legenda yang Menginspirasi Delapan Generasi Presiden

Titiek Puspa meninggal dunia pada 10 April 2025, namun karya dan semangatnya tetap hidup. Lahir di Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan 1 November 1937, ia meniti karier seni sejak masa pemerintahan Presiden Soekarno hingga awal era Presiden Prabowo Subianto melintasi delapan kepemimpinan nasional.

Sebagai penyanyi, penulis lagu, dan aktris, Titiek dikenal dengan lagu-lagu bertema cinta, perjuangan, dan kehidupan yang menyentuh jutaan hati rakyat Indonesia.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa semangat Kartini terus menyala lewat karya-karya perempuan tangguh seperti dirinya.

Semangat Kartini di Tengah Perempuan Hebat Indonesia

Acara peringatan Hari Kartini ini juga dihadiri oleh ratusan perempuan inspiratif dari berbagai bidang, mulai dari seni, pendidikan, teknologi, hingga kewirausahaan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi mengatakan, Peringatan Hari Kartini pada 21 April 2025, menjadi simbol keberanian Pahlawan Nasional Raden Ajeng Raden Kartini (RA.Kartini) dalam berpikir melampaui zamannya.

“Di usia muda, Kartini telah menyuarakan ketidakadilan terhadap perempuan dan bangsanya. Ia meyakini bahwa kemajuan bangsa tidak mungkin tercapai tanpa kemajuan perempuan,” tegas Arifatul.

Pada saat itu, Kartini membayangkan Indonesia yang lebih adil, di mana perempuan bebas menempuh pendidikan dan menentukan nasibnya sendiri.

Melalui peringatan itu, KemenPPPA dan KOWANI berkomitmen mendorong perempuan Indonesia untuk terus maju, mengikuti jejak Kartini yang visioner dan progresif.

Pada hari Kartini 2025 ini, juga diikuti ribuan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk generasi Z (Gen Z), sebagai bagian dari upaya mendorong literasi karir dan kepemimpinan perempuan.

Salah satu program unggulan yang diluncurkan adalah “1.000 Profesi Perempuan dan Gen Z”, yang bertujuan memperkenalkan ragam profesi, membuka peluang ekonomi, serta memperkuat peran perempuan sebagai agen transformasi sosial, ekonomi, dan budaya.

Kegiatan itu dirancang secara edukatif dan inspiratif, mencakup expo profesi, workshop interaktif, talkshow lintas generasi, hingga bursa kerja.

Penulis: Presmedia
Editor : Redaksi