Interkoneksi Listrik Batam-Bintan Masih Rusak, PLN Operasikan PLTD Air Raja dan Sukaberenang

Interkoneksi Listrik Batam-Bintan Masih Rusak, PLN Operasikan PLTD Air Raja dan Sukaberenang
Ilsutrasi Tower dan Tegangan Listrik (Photo:Hukumonline.com)

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Pedaman listrik total atau blackout yang terjadi di Kota Batam, Bintan dan Tanjungpinang akibat kerusakan mesin pembangkit Listrik Internoneksi Batam-Bintan masih terus berlangsung.

Untuk menuggu pemulihan, saat ini PT.PLN Persero Tanjungpinang terpaksa menghidupkan mesin pembangkit Listrik PLTD Air Raja dan Sukaberenang.

Manager PT.PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Tanjungpinang Suharno mengatakan, sampai dengan pukul 9 pagi ini, daya listrik untuk Pulau Bintan baru pulih sekitar 27,93 MW. Dengan demikian Pulau Bintan masih kekurangan daya listrik sekitar 34,96 MW.

“Daya listrik yang dipasok dari Batam, saat ini baru mencapai 8,83 MW. Karena suplai pembangkit dari Batam belum pulih 100 persen,”ujarnya, Jumat (5/6/2020).

Pihak PLN lanjut Suharno, sudah memaksimalkan pelayanan dengan mengoperasikan PLTD Air Raja dan PLTD Sukaberenang di Pulau Bintan.

“Kami sedang bekerja dan berusaha, agar secepatnya sistem kelistrikan di Bintan segera pulih, hingga masyarakat Tanjungpinang bisa kembali menikmati listrik dan beraktivitas sebagaimana biasanya,”ungkap Suharno.

Ia menambahkan, blackout yang terjadi di Pulau Bintan dan Batam diakibatkan petir dan cuaca ekstrim yang menyebabkan terganggunya sistem kelistrikan pada jaringan transmisi 150 KV.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamananya yang terjadi pada seluruh pelanggan, stakeholder khususnya yang berada di pulau Bintan,” tutupnya.

Penulis:Ismail�

Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com