
PRESMEDIA.ID– Seorang nelayan asal Pulau Karas, Kota Batam, bernama Jafar (51), ditemukan meninggal dunia dengan jazad terapung di perairan Pulau Terkulai, Kota Tanjungpinang, Senin (22/6/2026) malam.
Penemuan jasad korban ini pertama kali dilaporkan sejumlah nelayan yang sedang beraktivitas di sekitar perairan Pulau Terkulai.
Kasatpolairud Polresta Tanjungpinang, AKP Arif Ridho, mengatakan setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Satpolairud langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan identifikasi korban.
Dari hasil penyelidikan serta informasi yang dihimpun, diketahui bahwa korban merupakan warga Pulau Karas, Batam, yang berprofesi sebagai nelayan.
“Korban merupakan nelayan asal Pulau Karas, Batam,” ujar Arif Ridho.
Korban Dilaporkan Hilang Saat Memancing
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Jafar sebelumnya pergi melaut untuk memancing menggunakan sebuah pompong. Namun beberapa hari kemudian, pompong yang digunakan korban ditemukan terapung di perairan Pulau Karas tanpa keberadaan pemiliknya.
Sejak saat itu, korban dilaporkan hilang dan diduga mengalami kecelakaan saat melaut.
Empat hari setelah dilaporkan hilang, jasad korban akhirnya ditemukan terapung di perairan Pulau Terkulai, Tanjungpinang.
Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, jasad korban dibawa kembali ke Pulau Karas untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
“Setelah ditemukan, jasad korban dibawa ke Pulau Karas dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga,” kata Arif Ridho.
Pihak kepolisian mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, terutama ketika beraktivitas seorang diri dan menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.
Penulis:Roland
Editor :Redaktur













