Jelang Porprov Kepri, Atlet Woodball Lingga Gelar Persiapan dan Latihan 

Sejumlah Atlet saat mengasah kemampuan bermain Woodball di Lingga.
Sejumlah Atlet saat mengasah kemampuan bermain Woodball di Lingga. (Foto: Aulia/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Lingga – Sejumlah Atlet Woodball Lingga, mempersiapkan diri dengan menggelar latihan, dalam menghadapi kejuaraan olahraga tingkat provinsi (POPROV) tahun 2022 mendatang.

Persiapan dan Latihan atlet Woodball kabupaten Lingga ini digelar di Gedung eks PT.Timah Implement Dabo Singkep Lingga.
Ketua KONI Kabupaten Lingga Abdul Gani dan ketua Cabang Olahraga (Cabor) Woodball Iskandar Mirza mengatakan, Persiapan itu dilakukan untuk mengasah kemampuan atlet dalam bermain Woodball.
“Sejumlah atlet yang melakukan sosialisasi dan pelatihan hari ini terdiri dari Satpol- PP, Damkar dan Guru olahraga serta siswa-siswi sekolah yang ada di kecamatan Singkep,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, hadir juga anggota DPRD Lingga Roni Kurniawan bersama sejumlah peserta lainya.
“Semua diikutsertakan dan ini merupakan langkah tahap awal untuk mencari bibit baru dalam olah woodball di lingga ,dari peserta yang mengikuti itu akan di seleksi dan nanti baru dipastikan siapa yang akan menjadi atlet tersebut,” ucapnya
Olahraga Woodball lanjutnya, dapat dimainkan semua usia dan semua kalang yang mau mengikuti ajang olah raga nasional dan dunia itu.
Di tempat yang sama pelatih sekaligus atlet pelatnas perwakilan provinsi kepri Dafila beserta rekannya Syamsiar, mengatakan, cabang olahraga Woodball, masuk ke Indonesia baru pada tahun 2006 yang dibawa oleh Tandiono Jacky.
Alat Olahraga WoodBall yang digunakan, semuanya berbahan dasar dari kayu yang terdiri dari Mallet (Tongkat), Bola, Gate (Gawang kecil). Kecuali fairway yaitu (lintasan),
“Olahraga ini cocok dimainkan untuk semua kelompok usia mulai dari anak-anak, remaja orang tua sampai lanjut usia juga bisa, hanya dibutuhkan konsentrasi disaat memukul bolanya ke gate (gawang kecil)” katanya
Olahraga ini merupakan modifikasi seperti golf yang dapat dilakukan di tanah lapang atau di area perbukitan
“Bedanya Woodball tidak memerlukan lapangan yang cukup luas seperti lapangan golf,” ujarnya
Dan kategori dalam pertandingan ini bisa diikuti perorangan atau regu baik putra maupun putri, terdiri dari 24 fairway atau lintasan, dan ada 14 medali dalam pertandingan tersebut.
“Untuk ukuran berat dan jenis peralatan olahraga tersebut tergantung selera dan kebutuhan para atlet. dan harganya bervariatif dari ratusan ribu hingga jutaan,” Ungkapnya
Dan perlu diketahui olahraga woodball mempunyai tiga tingkatan yakni junior, senior dan master. Harapan dengan adanya olahraga ini para atlet lingga bisa mengikuti ke jenjang itu, selain POPDA dan POPROV, mudah-mudahan bisa ke tingkat nasional bahkan dunia,”tutupnya
Penulis : Aulia
Editor : RedaksiÂ