
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kasus Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) di wilayah Tanjungpinang terus meningkat. Dalam 6 bulan tahun 2024, sebanyak 15 motor hilang dicuri pelaku.
Jumlah ini, bahkan lebih banyak dibanding tahun 2023 yang hanya 11 kasus.
Berdasarkan data yang dihimpun media, sejumlah kasus curanmor ini juga viral di media sosial instagram.
Sejumlah kejadian itu, antara lain, hilangnya sepeda motor Scoopy BP 2628 di Kilometer 10 belakang SMP Negeri 7.
Selanjutnya, sebuah sepeda Motor Merk Honda Scoopy BP 3574 PJ dan Honda Beat BP 3704 JB warna merah dinyatakan hilang di Jalan Karya Perumahan Permana Vista.
Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Rifi Hamdani Sitohang membenarkan data pencurian tersebut. Namun menurutnya, sebagian sudah diselesaikan dengan menangkap pelaku dan diselesaikan secara restorative Justice.
Kapolsek juga mengatakan, meningkatnya kejadian pencurian ini bisa jadi disebabkan makin banyaknya kebutuhan ekonomi mendekati hari-hari besar.
“Perkara ini meningkat di angka 25 persen, dari Januari sampai Mei 2024,” kata Rifi saat ditemui di Polsek Tanjungpinang Timur Kamis (13/6/2024).
Selain itu, juga ada diselesaikan dengan restorative justice karena sepeda motornya telah dikembalikan ke korban.
Selain itu kata Kapolsek, pihaknya juga membuat langkah-langkah dengan memberikan sebuah penekanan kepada Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan pendekatan kepada masyarakat.
Karena lanjutnya, kecenderungan terjadinya pencurian motor itu terjadi karena kelemahan dari pemilik kendaraa.
Penulis: Roland
Editor : Redaktur












