
PRESMEDIA.ID,Natuna- Berstatus Zona Hijau dan nihil kasus COVID-19, seluruh Sekolah Pendidikan Dasar dan menengah (Dikdasmen) SD dan SLTP sederjat di Natuna, mulai aktif melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Sekolah dengan protokoler Kesehatan.
Namun demikian, seluruh sekolah SD dan SMP sederjat Kabupaten Natuna itu, tetap mengusulkan bantuan dana pembelian data kuota Intener Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Suherman, mengatakan pengusulan bantuan paket data internet itu, dilakukan berdasarkan saran dan masukan LPMP Provinsi Kepri dan Riau.
“Untuk saat ini, usulan penerima bantuan dimasukkan dalam aplikasi dapodik dari sekolah ke sistem. Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kurang lebih 12.110 peserta didik, ditambah kurang lebih 1.000 tenaga pendidik,”ujarnya Jumat (2/10/2020),
Namun demikian, Suherman juga mengakui, Sekolah di Natuna khususnya Pendidikan Dasar (Dikdas) Sebenarnya tidak lagi membutuhkan kuota internet. Tapi dari hasil konsultasi ke LPMP, mempersilahkan untuk tetap mengusulkan bantuan tersebut.
Sebelumnya, kata Suherman, seluruh sekolah pendidikan dasar di Natuna, sempat melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring pada bulan Maret hingga Juli lalu.
Tetapi setelah melihat konidisi dan situasi perkembangan wabah COVID-19 yang belum menyebar ke Natuna, pihak Dinas Pendidikan berinisiatif membuat kebijakan melaksanakan sekolah tatap muka denga tetap mengutamakan protokol kesehatan.
“Dari awal Bulan Agustus, kami sudah aktif melaksanakan prose belajar mengajar secara tatap muka kembali. Bahkan, PAUD dan TK serta SD dan SMP. Namun pembagian jam belajar dilakukan secara bertahap dan sesingkat-singkatnya, siswa juga harus dibagi berkelompok dan tidak boleh sekaligus masuk,”terang Suherman.
Suherman mengakui selama pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatapmuka di masa pandemi, pihaknya terus melakukan monitoring ke lapangan, untuk melihat kesiapan sekolah dan kegiatan disekolah yang ditekankan untuk mentaati peraturan protokol kesehatan.
Semua sekolah di Natuna, termasuk ke pulau-pulau. Saya sudah cek bersama pak Bupati, Anak-anak peserta didik wajib pakai masker, Kemudian disekolah diwajibkan melengkapi fasilitas cuci tangan, karena kita juga waspada jangan sampai ada yang terpapar,”tegas Suherman.
Penulis:Harmoko/RedaksiÂ













