Korban Lakalantas di Jalan Bandara Tewaskan Seorang Ibu, Keluarga Sepakat Damai

TKP kecelakaan lalu lintas yang menabrak dua orang pejalan kaki di jalan Bandara RHF Tanjungpinang. (Foto: Roland/Presmedia.id)
TKP kecelakaan lalu lintas yang menabrak dua orang pejalan kaki di jalan Bandara RHF Tanjungpinang. (Foto: Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang berakhir damai.

Bayu, anak korban ibu berinisial M (50) yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas ini menyampaikan hal itu saat ditemui di Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (3/7/2024).

Bayu menjelaskan bahwa keluarganya dan keluarga penabrak yang masih di bawah umur telah menunjukkan etika baik.

“Kami sekeluarga memutuskan damai. Alasan kami karena keluarga yang menabrak menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab, termasuk menanggung biaya acara-acara pemakaman,” kata Bayu.

Ia menambahkan bahwa sejak kejadian, pihak keluarga juga belum membuat laporan ke Polisi karena mediasi dengan keluarga pelaku telah dilakukan.

“Kami juga belum sempat membuat laporan, kami lebih memilih mediasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Tanjungpinang, AKP Syaiful Amri, mengatakan bahwa remaja berinisial Ab (15) yang menabrak pejalan kaki di jalan bandara Tanjungpinang tidak ditahan.

Selain masih di bawah umur, pelaku juga masih sekolah. Oleh karena itu, dengan jaminan orang tua, Polisi mewajibkan Ab untuk wajib lapor.

“Kami telah menerima informasi secara lisan di rumah sakit dari keluarga korban dan keluarga pelaku bahwa di antara dua belah pihak telah ada perdamaian. Namun, belum ada kesepakatan damai secara tertulis yang disampaikan kepada kami. Meski begitu, upaya perdamaian ini merupakan hal yang baik,” ujar AKP Syaiful Amri.

Sebelumnya, dua pejalan kaki, ibu M dan E, ditabrak oleh tiga pemotor yang melakukan balap liar di Jalan Bandara Tanjungpinang pada Senin (1/7/2024) malam.

Akibat kecelakaan ini, kedua korban mengalami luka parah dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Salah satu korban, ibu berinisial M (50), dinyatakan meninggal tak lama setelah dibawa ke rumah sakit.

Penulis: Roland
Editor  : Redaktur