Lokalisasi Ditutup, Bupati Bintan Lakukan Pengawasan Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

IMG 20190917 WA0028
Bupati Bintan saat menandatangani berita acara penutupan Lokalisasi dan pemulangan PSK dari Bintan ke Kampung Halamanya.

PRESMEDIA.ID,Bintan-Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan untuk menghapuskan praktik prositusi pasca penutupan dua lokalisasi di Bintan, tidak kelar dengan hanya melakukan penutupan lokalisasi saja. Tetapi masih banyak langkah-langkah yang harus dilakukan lagi.

Pemerintah kata Apri Sujadi, akan melaksankan langkah pengawasan praktik-praktik baru prostitusi terselubung serta upaya menstabilkan ekonomi masyarakat dilingkungan eks lokalisasi.

�Dua langkah ini akan kita lakukan dalam waktu dekat, sebagai upaya dan langkah dari imbas penutupan lokalisasi ini,� ujar Apri, Senin(16/9/2019).

Pengawasan praktik prositusi terselubung, lanjut Apri dilakukan dengan pengawasan dan menyasar sejumlah tempat dan lokasi yang terindikasi melakukan aktivitas prostitusi secara tertutup.

“Kemudian langkah kedua adalah tentang upaya menstabilkan perkonomian masyarakat di lingkungan eks lokalisasi,”ujarnya.

Pemerintah kata dia, akan menciptakan program yang bermanfaat bagi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi. Karena dengan ditutupnya dua lokalisasi akan berimbas pada matapencarian masyarakat seperti bisnis kuliner dan lainnya.

�Saya minta OPD terkait untuk menanggapi serius imbas dari penutupan dua lokalisasi. Baik itu soal prositusi terselubung maupun perekonomian eks lokalisasi,�katanya.

Apri berharap warga Bintan bahagia dengan senyuman indah atas tiadanya kawasan prostitusi terpusat itu lagi. Kemudian juga diminta mendukung agar daerah ini bisa bebas selamanya dari lokalisasi maupun praktik prositusi.

�Tapi kita harus tetap awasi segala aktivitas pasca penutupan lokalisasi tersebut,� ucapnya. (Presmed8)