
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang akan memprioritaskan honorer pemerintah kota Tanjungpinang ikut seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Zulhidayat mengatakan, kuota formasi P3K yang diperoleh Pemko Tanjungpinang dari Pemerintah pusat tahun 2024 ada sebanyak 500 orang.
Sementara jumlah honorer pemerintah kota Tanjungpinang saat ini, mencapai 2.000 orang yang terdiri dari Tenaga Harian Lepas (THL) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT).
“Ini artinya, Pemerintah kota Tanjungpinang baru mampu menyerap 25 persen dari jumlah honorer Pemko atas kuota formasi P3K yang kita peroleh dari pusat tahun ini,” kata Zulhidayat, Rabu (1/4/2024).
Dengan demikian 2.000 honorer Pemko ini harus bersaing memperebutkan 500 kuota P3K yang dibuka tahun ini.
Ke 2.000 honorer THL dan PTT ini kata Zulhidayat, bisa mengikuti seleksi P3K selama yang bersangkutan masuk dan terdata dalam data base Kepegawaian di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Kalau mereka masuk data base, mereka berhak untuk ikut seleksi,â€paparnya.
Sekdako Tanjungpinang ini juga memastikan, dengan kebijakan prioritas pada Tenaga honorer ini, maka masyarakat umum tidak dapat mengikuti seleksi P3k tersebut.
Selanjutnya, terhadap sisa honorer yang nanti tidak terserap di seleksi PPPK 2024, Pemerintah Daerah akan menunggu arahan dari pusat untuk mencarikan solusinya.
Maka dari itu jelas Zul, karena masih menunggu informasi dari pusat, saat ini pemerintah kota Tanjungpinang juga telah mengalihkan beberapa honorer tersebut menjadi tenaga outsourcing ke perusahaan lain.
“Pengalihan honorer ke perusahaan outsourcing ini, dilakukan pada petugas kebersihan, keamanan dan supir,” pungkasnya.
Penulis: Roland
Editor : Redaktur











