Penambang Pompong Menolak Pindah Kalau Revitalisasi Dermaga Akses ke Penyengat Belum Dikerjakan

Penumpang saat masuk kedalam pompong dari pelantar Penyengat. (Foto: Roland/Presmedia.id)
Penumpang saat masuk kedalam pompong dari pelantar Penyengat. (Foto: Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Penambang pompong di Dermaga Kuning akses ke Pulau Penyengat, menolak pindah ke Pelantar I Tanjungpinang, jika pemerintah belum mengerjakan revitalisasi Dermaga Penyengat.

Ketua asosiasi penambang pompong Penyengat, Razali mengatakan wacana revitalisasi Dermaga Kuning tempat mereka menambang itu sudah didengar, dan dikoordinasikan dengan anggota penambang yang lain.

Terkait rencana Revitalisasi Dermaga kata Razali, pihaknya sangat setuju, dan jika dilakukan pembangunannya mereka akan mau dipindahkan.

Tetapi jika revitalisasi Dermaga Kuning itu belum dilaksanakan, para penambang menyatakan akan menolak untuk dipindahkan.

“Kami akan menolak dipindah kalau pemerintah belum melakukan pengerjaan pelantar. Intinya kami tidak setuju dipindahkan, kalau memang cuma mau menutup pelantar itu tanpa dilakukan perbaikan,” kata Razali, Selasa (28/5/2024).

Menurutnya beberapa tahun ini memang penambang sudah mengetahui tentang kerusakan konstruksi bangunan di Pelantar Kuning Dermaga ke Penyengat itu. Tetapi menurutnya, konstruksi bangunan itu masih kuat menopang kegiatan masyarakat menuju Pulau Penyengat.

“Selama ini untuk aktivitas masyarakat disana, masih bisa pelantar itu digunakan,”jelasnya.

Sementara itu jika dipindahkan, dikatakan Razali Pemerintah harus menyediakan fasilitas bagi penumpang seperti lahan parkir dan penagih uang pompong.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat menyampaikan memang ada wacana untuk memindahkan lokasi pelantar tersebut.

Terkait hal itu Pemko harus komunikasikan dengan masyarakat pengguna terutama masyarakat Penyengat.

“Kita harus dudukkan dulu usernya dalam hal ini masyarakat Penyengat yang setiap hari beraktivitas disini,” Singkatnya.

Penulis: Roland
Editor  : Redaktur