
Penangkapan ke dua pelaku, dilakukan Polisi di Tanjungbalai Karimun dan dibawa dan tiba di Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang menggunakan kapal Ferry Oceana 5 Minggu, (19/1/2020) pukul 16.00 WIB.
Kedua pelaku, ternyata merupakan sepasang laki-laki dan perempuan. Dengan menggunakan masker, kedua pelaku turun dari kapal, dengan tangan terborgol dan langsung digiring oleh enam orang tim buser dari Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur.
Selain menggunakan masker, tampak pelaku laki-laki juga menggunakan jaket yang dilakukan untuk menutup kepalanya. Sedangkan pelaku yang wanita menggunakan kerudung warna hijau serta baju warna merah muda.
Penangkapan kedua pelaku ini dipimpin langsung oleh, Ipda Oni Chandra Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur.
“Besok kita ekspose di Mapolsek Tanjungpinang Timur,”singkatnya saat menggiring kedua pelaku ke dalam mobil.
Ditempat terpisah, Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP.Indra Jaya mengatakan, Kedua pelaku diamankan di kediamannya Kabupaten Tanjungbalai Karimun, pada Sabtu, (18/1/2020) malam lalu.
Kedua pelaku kata Indra, merupakan kakak beradik yang tinggal di Tanjungbalai Karimun. Dimana pelaku K (wanita) kakak dari Ir (laki-laki).
“Masih satu keluarga masih kedua pelaku ini,” ungkap Indra saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Senin, (20/1/2020).
Lebih lanjut, Ia mengungkapkan kedua pelaku ini merupakan resedivis dengan kasus yang sama di Tanjungbalai Karimun.
Modus kedua pelaku, Ir diduga menyasar dengan menggunakan jilbab dan cadar, diantara kedua pelaku, satu diantara ada yang menanyakan harga, sedangkan pelaku lainya mengambil tas korban yang isinya barang-barang berharga milik korban.
“Saat ini kedua pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan sudah masuk kedalam sel tahanan,”jelasnya.
Sebelumnya Tiga orang emak-emak berhijab, terduga maling yang menggondol uang pedagang Bintan Center korban Leni Silitonga terekam Closed Circuit Television (CCTV) kios miliknya.
Pantauan di tempat kejadian, Jumat,(6/12/2019), sejumlah pedagang dan warga yang berbelanja di pasar tersebut, heboh melihat dan beramai-ramai untuk melihat rekaman CCTV toko milik korban.
Penulis:Roland












