Tanjungpinang Diselimuti Kabut, BMKG: Bukan Asap Kebakaran

Kondisi Kabut yang menyelimuti kota Tanjungpinang akibat peralihan musim kemarau memasuki musim penghujan
Kondisi Kabut yang menyelimuti kota Tanjungpinang akibat peralihan musim kemarau memasuki musim penghujan

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Badan Metereologi Klimatoligi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kota Tanjungpinang mengatakan, kabut yang menyelimuti kota Tanjungpinang dalam beberapa hari terakhir, bukan merupakan asap dari kebakaran lahan. Melainkan fenomena alam yang biasa terjadi akibat peralihan musim kering ke musim hujan.

Prakirawan BMKG, Khalid mengatakan, fenomena kabut peralihan musim ini terjadi di hampir semua wilayah Kepri. San diprediksi akan berlangsung selama sepekan kedepan.

“Ini karena peralihan cuaca dari musim kering ke penghujan. Sehingga membuat awan turun dan menyebabkan langit berkabut. Ketebalan terjadinpagi dan akan hilang menjelang siang,”ungkap Khalid, Rabu,(13/11/2019).

Atas Dasar iru, lanjut Khalid, BMKG mengimbau, kepada nelayan untuk lebih waspada. Karena, selain kondisi yang berkabut, tinggi gelombang di beberapa wilayah Provinsi Kepri cukup tinggi.

“Karena memang sudah masuk musim utara. Untuk nelayan di Anambas dan Natuna kami imbau untuk lebih waspada, sebab gelombang sudah mulai tinggi, sekitar 2 Meter,” tutup Khalid.

Penulis:Ismail