Tenggelam di Pantai Lobo, Warga Sempangan-Bintan Ditemukan Meninggal

Tenggelam di Pantai Lobo Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, seorang warga Sempangan-Bintan, ditemukan meninggal dunia,

Babinsa Teluk Bakau Koptu Ventri Putra bersama warga menyelamatkan dan mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Lobo, Km 42, Kecamatan Gunung Kijang.
Babinsa Teluk Bakau Koptu Ventri Putra bersama warga menyelamatkan dan mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Lobo, Km 42, Kecamatan Gunung Kijang.

PRESMEDIA.ID– Tenggelam di Pantai Lobo Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, seorang warga Sempangan-Bintan, ditemukan meninggal Minggu (18/1/2026).

Korban dievakuasi Babinsa Teluk Bakau, bersama warga setelah sebeleumnya dinyatakan tenggelam saat memancing.

Babinsa Teluk Bakau Koptu Ventri Putra mengatakan, setelah ditemukan, Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Kawal untuk mendapatkan penanganan medis.

Tenggelam Saat Memancing di Batu Karang

Korban yang diketahui bernama Tomi Sariadi (37), adalah warga Kampung Simpangan RT 008/RW 002 Km 16, Kecamatan Toapaya.
Berdasarkan informasi di lapangan, korban saat itu sedang memancing di area batu karang sekitar 100 meter dari bibir Pantai Lobo, RT 001/RW 001 Trikora Km 42.

Saat memancing, kail korban tersangkut di karang. Korban kemudian menyelam untuk melepaskan pancingannya.

Ketika berada di dalam air, gelombang tinggi tiba-tiba menyapu korban. Korban sempat melambaikan tangan ke permukaan air untuk meminta pertolongan.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera melapor kepada Ketua RT setempat, yang kemudian meneruskan informasi kepada Babinsa Teluk Bakau, Koptu Ventri Putra, yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Mendapat laporan tersebut, saya bersama warga langsung menuju lokasi untuk menyelamatkan korban dengan menggunakan perahu milik warga,” ujar Koptu Ventri Putra.

Sekitar pukul 15.30 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi kritis dan segera dievakuasi ke Puskesmas Kawal untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

Hingga pukul 16.00 WIB, korban masih menjalani perawatan intensif dengan kondisi kritis. Namun, pukul 16.25 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter Puskesmas Kawal.

Babinsa Teluk Bakau, Koptu Ventri Putra, mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, terlebih dengan kondisi cuaca dan gelombang yang saat ini cukup tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan alat keselamatan saat melaut dan tidak beraktivitas sendirian di laut, guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi