
PRESMEDIA.ID– Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Tour de Bintan 2026, ajang balap sepeda internasional yang menjadi salah satu kalender sport tourism unggulan di Indonesia.
Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, saat memimpin Rapat Persiapan Penyelenggaraan Tour de Bintan 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026).
Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Hasan, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Riau Soendiarto, serta Chief Operating Officer (COO) Bintan Resorts Cakrawala Abdul Wahab.
Berbagai aspek kesiapan pelaksanaan event dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari infrastruktur pendukung, kesiapan jalur perlombaan, promosi wisata, hingga dukungan masyarakat dalam menyukseskan ajang yang akan berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di kawasan Lagoi Bay, Bintan Resorts, Kabupaten Bintan.
Tour de Bintan Jadi Ajang Promosi Pariwisata Kepri ke Dunia
Gubernur Ansar Ahmad mengatakan, Tour de Bintan tidak hanya menjadi kompetisi olahraga kelas internasional, tetapi juga merupakan sarana promosi pariwisata yang efektif bagi Kepulauan Riau.
Menurutnya, event ini mampu mendatangkan wisatawan mancanegara dalam jumlah besar sekaligus memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
“Tour de Bintan mampu menghadirkan wisatawan mancanegara sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kepulauan Riau, khususnya Kabupaten Bintan,” ujar Ansar.
Keberhasilan penyelenggaraan Tour de Bintan selama ini telah menjadikan Pulau Bintan sebagai salah satu destinasi sport tourism yang dikenal di kalangan komunitas pesepeda internasional.
Hadirkan Beragam Kategori Balapan Bertaraf Internasional
Pada penyelenggaraan tahun 2026, Tour de Bintan kembali menghadirkan sejumlah kategori perlombaan yang dapat diikuti oleh peserta dari berbagai tingkat kemampuan.
Kategori utama yang menjadi sorotan adalah Union Cycliste Internationale (UCI) 1.2 Point Race, yakni perlombaan resmi di bawah naungan UCI yang memberikan poin peringkat internasional bagi para atlet dan pesepeda profesional.
Selain kategori utama tersebut, peserta juga dapat mengikuti sejumlah kelas lainnya, yakni:
Kategori Tour de Bintan 2026:
Gran Fondo Classic 150 Kilometer
Gran Fondo Century 100 Kilometer
Gran Fondo Challenge 70 Kilometer
Gran Fondo Discovery 45 Kilometer
Individual Time Trial 17 Kilometer
Keberagaman kategori ini memberikan kesempatan bagi pesepeda profesional maupun penghobi untuk ikut merasakan pengalaman berkompetisi di salah satu event balap sepeda terbaik di Asia Tenggara.
Ditargetkan Diikuti 700 Peserta dari Berbagai Negara
Penyelenggara menargetkan sekitar 700 peserta akan ambil bagian dalam Tour de Bintan 2026. Sebagian besar peserta diperkirakan berasal dari berbagai negara yang selama ini menjadi pasar utama wisata olahraga Bintan.
Para peserta akan melintasi rute-rute ikonik yang menyuguhkan panorama khas tropis Pulau Bintan, mulai dari kawasan pantai, perkampungan, hingga jalur yang membelah kawasan hutan dan pesisir.
Keindahan alam yang menjadi bagian dari lintasan balap inilah yang selama bertahun-tahun menjadi daya tarik tersendiri bagi pesepeda internasional untuk kembali mengikuti Tour de Bintan.
Infrastruktur Pendukung Dipastikan Siap Sebelum Perlombaan
Dalam rapat tersebut, Kepala BPJN Kepulauan Riau, Soendiarto, melaporkan bahwa proses perbaikan dua jembatan utama di Jalan Lintas Barat Bintan, yakni Jembatan Ekang dan Jembatan Anculai, terus dipercepat.
Menurutnya, pekerjaan perbaikan oprit kedua jembatan tersebut ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan Tour de Bintan 2026.
“Kami optimistis pekerjaan dapat selesai lebih cepat. Berbagai langkah percepatan telah dilakukan, mulai dari pengadaan material, penambahan alat dan tenaga kerja, hingga penambahan jam kerja efektif di lapangan,” jelas Soendiarto.
Kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perlombaan yang akan diikuti ratusan peserta internasional tersebut.
Sementara itu, COO Bintan Resorts Cakrawala, Abdul Wahab, mengatakan bahwa Tour de Bintan merupakan salah satu flagship event yang memiliki nilai strategis dalam memperkenalkan Pulau Bintan ke pasar internasional.
Menurutnya, event ini tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat citra Bintan sebagai destinasi active lifestyle dan leisure yang berkelas dunia.
“Tour de Bintan mencerminkan kesiapan kawasan sebagai tuan rumah event internasional sekaligus memperkuat citra Bintan melalui kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan komunitas olahraga,” ujarnya.
Pemkab Bintan Siap Libatkan Masyarakat Sukseskan Event
Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan untuk mendukung penuh kesuksesan Tour de Bintan 2026.
Pemkab Bintan akan mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dengan memberikan dukungan di sepanjang jalur perlombaan. Selain itu, petugas kebersihan juga akan diterjunkan guna memastikan seluruh rute tetap bersih, nyaman, dan representatif bagi para peserta.
Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pengalaman positif bagi wisatawan dan peserta yang datang dari berbagai negara.
Perkuat Posisi Kepri Sebagai Destinasi Sport Tourism Unggulan
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, komunitas olahraga, dan masyarakat, Tour de Bintan 2026 diharapkan kembali sukses sebagai ajang balap sepeda internasional sekaligus menjadi motor penggerak sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Event ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan Indonesia yang memiliki daya saing di tingkat global.
Penulis:Presmedia
Editor :Redaksi











