
PRESMEDIA.ID– Kantor Imigrasi Tanjung Uban terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan memanfaatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada ajang Tour de Bintan (TdB) 2026 yang akan digelar di Kawasan Pariwisata Lagoi, Kabupaten Bintan, pada Agustus mendatang.
Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Uban, Adi Hari Pianto, mengatakan pihaknya menargetkan PNBP sebesar Rp53,812 miliar pada tahun 2026.
Untuk mencapai target tersebut, Imigrasi tidak hanya mengandalkan layanan pada pembuatan paspor, tetapi juga memanfaatkan berbagai momentum, termasuk penyelenggaraan event sport tourism berskala internasional.
Target PNBP 2026 apai Rp53,8 Miliar
Adi menjelaskan, selain meningkatkan layanan pembuatan paspor hingga ke pulau-pulau, pihaknya juga fokus menggali potensi penerimaan negara dari layanan keimigrasian yang dibutuhkan wisatawan asing.
Hingga Semester I Tahun 2026, realisasi PNBP Kantor Imigrasi Tanjung Uban baru mencapai Rp8.890.409.086.
Menurutnya, capaian tersebut memang lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Meski demikian, pihaknya optimistis target tahunan masih dapat dikejar.
“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menggenjot PNBP hingga akhir tahun,” ujar Adi saat kegiatan Ngopi Bareng bersama awak media di Kantor Imigrasi Tanjung Uban.
Adi menilai penyelenggaraan Tour de Bintan 2026 tidak hanya memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perhotelan, dan ekonomi masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan penerimaan negara melalui layanan visa bagi peserta dan wisatawan mancanegara.
Menurutnya, wisatawan asing yang menggunakan visa akan memberikan kontribusi langsung terhadap PNBP.
Untuk visa kunjungan dengan masa tinggal hingga tujuh hari dikenakan biaya sekitar Rp250 ribu, sedangkan visa dengan masa tinggal hingga 30 hari dikenakan biaya lebih dari Rp500 ribu.
“Bayangkan jika peserta event memilih tinggal selama 30 hari. Setiap orang membayar lebih dari Rp500 ribu. Jika jumlah peserta mencapai ratusan hingga ribuan wisatawan mancanegara, tentu potensi PNBP yang diperoleh juga akan semakin besar,” jelasnya.
Imigrasi Buka Layanan di Kawasan Lagoi
Selama pelaksanaan Tour de Bintan 2026, Kantor Imigrasi Tanjung Uban juga akan membuka pos pelayanan di Kawasan Pariwisata Lagoi.
Layanan tersebut meliputi pembuatan paspor serta berbagai layanan administrasi keimigrasian lainnya untuk memudahkan masyarakat maupun wisatawan.
Adi mengungkapkan, pihaknya telah mengajukan permohonan kepada PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC) selaku pengelola kawasan wisata Lagoi agar menyediakan lokasi pelayanan yang representatif.
“Kami berharap tersedia tempat yang representatif sehingga peralatan pelayanan paspor dapat terlindungi dengan baik dan masyarakat merasa nyaman saat mengurus dokumen keimigrasian,” pungkasnya.
Penulis:Hasura
Editor :Redaksi












