PRESMEDIA.ID-Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, melaksanakan kegiatan reses penjaringan aspirasi di Kelurahan Pulau Terong, Kecamatan Belakang Padang, Batam. Kunjungan ini bertujuan mendengar langsung kebutuhan masyarakat wilayah pulau atau daerah hinterland yang selama ini kerap tertinggal dalam pembangunan.
Kegiatan berlangsung 19/08/2026.
Penjaringan aspirasi ini dihadiri jajaran Pemerintah Kecamatan Belakang Padang, pengurus RT dan RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Iman memaparkan sejumlah program pembangunan dan bantuan yang telah dialokasikan untuk Kecamatan Belakang Padang. Ia menegaskan bahwa pembangunan wilayah hinterland harus terus mendapat perhatian agar masyarakat yang tinggal di pulau-pulau memiliki akses infrastruktur dan fasilitas yang setara dengan wilayah perkotaan.
Saya memberikan prioritas untuk pembangunan pulau-pulau di Batam, karena wilayah perkotaan sudah banyak yang pikirkan, ungkap Iman.
Untuk tahun anggaran 2026, terdapat 18 kegiatan pembangunan yang dialokasikan di Kecamatan Belakang Padang. Khusus Kelurahan Pulau Terong sendiri, terdapat empat paket kegiatan fisik.
Pekerjaan fisik tersebut meliputi penataan Musala Darul Hikmah di Geranting, serta semenisasi jalan di kawasan Teluk Sunti, Teluk Bakau, dan Geranting.
Tak hanya infrastruktur darat, perhatian juga diarahkan kepada masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor kelautan dan perikanan. Bantuan alat tangkap nelayan dijadwalkan mulai direalisasikan pada November 2026.
Bantuan tersebut mencakup 42 unit sampan ting-ting, dengan enam unit di antaranya dialokasikan khusus untuk masyarakat Kelurahan Pulau Terong. Selain itu, nelayan juga akan mendapatkan bantuan kawat jaring atau bubu.
Bantuan ini kita arahkan untuk mendukung masyarakat nelayan agar aktivitas ekonomi mereka bisa semakin berkembang, ujar Iman.
Untuk tahun anggaran 2027, masyarakat Pulau Terong juga direncanakan mendapatkan bantuan mesin boat berkapasitas 15 HP dan 40 HP.
Iman juga menekankan pentingnya kelengkapan administrasi berupa proposal resmi dalam setiap pengajuan usulan pembangunan maupun bantuan sarana kerja. Hal ini agar program yang direncanakan dapat berjalan dengan tertib administrasi dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan reses ini, Iman ingin memastikan bahwa suara masyarakat wilayah pulau benar-benar didengar dan diwujudkan dalam bentuk program nyata. Pembangunan yang merata, baik infrastruktur jalan maupun sarana penunjang ekonomi masyarakat, menjadi bukti bahwa tidak ada daerah yang terpinggirkan dalam pembangunan Provinsi Kepulauan Riau.
Penulis:Presmedia
Editor :Redaksi












