
PRESMEDIA.ID– Cuaca panas tengah melanda wilayah Pulau Bintan dan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Suhu udara tercatat mencapai 32 derajat Celcius dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, kondisi panas ini terjadi hampir merata di wilayah Kepri.
Penyebab Cuaca Panas Menurut BMKG
Kepala BMKG Stasiun RHF Tanjungpinang, Ahmad Kosasih, menjelaskan, peningkatan suhu panas di Tanjungpinang dan Bintan, dipengaruhi oleh kondisi cuaca cerah berawan yang dominan sejak pagi hingga malam hari.
Hal ini menyebabkan panas akibat minimnya tutupan awan dan radiasi matahari lebih maksimal mencapai permukaan bumi, sehingga suhu udara meningkat hingga 32 derajat Celcius.
Selain itu, faktor utama lainnya adalah posisi matahari yang berada tepat di garis ekuator atau nol derajat pada 21 Maret 2026.
“Kondisi ini menyebabkan penyinaran matahari lebih intens di wilayah Indonesia, termasuk Kepulauan Riau,” katanya.
Namun demikian, BMKG menyatakan, bahwa suhu 32°C yang terjadi saat ini masih tergolong normal dan belum termasuk kategori cuaca ekstrem yang bisa mencapai sekitar 34,8 derajat Celcius pada kondisi tertentu
Atas hal itu, BMKG mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kondisi tubuh, terutama saat beraktivitas di luar ruangan di tengah cuaca panas.
Hal ini penting mengingat aktivitas masyarakat cenderung meningkat menjelang momen Lebaran, termasuk kegiatan silaturahmi.
Potensi Hujan Akan Terjadi di akhir Maret
Meski suhu terasa panas, BMKG menegaskan bahwa wilayah Kepulauan Riau, termasuk Pulau Bintan, belum memasuki musim kemarau.
Berdasarkan prakiraan cuaca, potensi hujan ringan diperkirakan akan terjadi pada, 29 Maret 2026 di wilayah Pulau Bintan dan Tanjungpinang dan 30 Maret 2026 di wilayah Bintan Utara dan Bintan Pesisir.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kondisi kekeringan dalam waktu dekat.
Penulis:Roland
Editor :Redaktur













