Dihantam Angin Kencang, Rumah Warga Busung Ditimpa Pohon Tumbang

Rumah warga Busung Kecamatan Seri Kuala Lobam mengalami kerusakan parah akibat ditimpa pohon tumbang Sabtu (22/6/2024). (Foto: Hasura/Presmedia)
Rumah warga Busung Kecamatan Seri Kuala Lobam mengalami kerusakan parah akibat ditimpa pohon tumbang Sabtu (22/6/2024). (Foto: Hasura/Presmedia)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Rumah warga Busung Kecamatan Seri Kuala Lobam mengalami kerusakan parah akibat ditimpa pohon tumbang Sabtu (22/6/2024).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, Ramlah, mengatakan hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Desa Busung mengakibatakan pohon tumbang dan menimpa rumah warga.

“Pohon yang tumbang akibat diterpa angin kencang menimpa rumah warga. Beruntung dalam musibah ini tidak sampai menelan korban jiwa,” ujar Ramlah.

Rumah yang tertimpa pohon itu lanjutnya, berada di RT 003/RW 001 Kampung Busung Laut, Desa Busung. Bagian atap rumah tersebut rusak parah.

Dari hasil pendataan, rumah tersebut ditempati oleh 1 KK yang terdiri dari 5 jiwa. Mereka semua dinyatakan selamat dan kondisinya sehat.

“Pemilik Rumah itu Pak Eko. Dia tinggal bersama empat orang keluarganya. Meskipun atap rumahnya rusak namun mereka tetap tinggal disana,” katanya.

BPBD Bintan bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa serta perangkat desa dan RT/RW telah bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang rusak.

Kemudian melakukan Rapid Asessment diantaranya penilaian kerusakan, kerugian dan pemenuhan kebutuhan dasar untuk dasar acuan rencana selanjutnya.

“Sambil menunggu perhitungan kerusakan kami memberikan bantuan sembako dan kebutuhan lainnya,” jelasnya.

Bedasarkan data BMKG, kata Ramlah, cuaca saat yang melanda saat ini memiliki kecepatan angin mencapai 20 km/jam, suhu mencapai 24-30°c, ketinggian gelombang signifikan wilayah Bintan 0,5 – 2,0 meter, kelembapan udara 70-95 persen.

Dengan cuaca seperti itu harus diwaspadai karena munculnya awan cumulonimbus yang dapat menimbulkan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Lalu berpotensi terjadinya angin kencang dan gelombang laut tinggi di wilayah pesisir Pulau Bintan, terutama pesisir bagian utara dan timur.

“Warga diminta selalu waspada. Karenausibah maupun bencana dapat datang kapan saja dan dimana saja,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi