
PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Diisukan pungli, pegawai devisi operasional BUMD kota Tanjungpinang dikabarkan dijemput anggota Polres Tanjungpinang.
Polisi juga mendatangi Kantor Bandara Usaha Milik Daerah (BUMD) itu di Jalan Basuki Rahmat, Kota Tanjungpinang Kamis (11/6/2020).
Pantauan di depan kantor BUMD, dua anggota Intelkam Polres Tanjungpinang, masuk ke dalam kantor itu sekitar pukul 16.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 17.40 WIB, anggota Intelkam itu kembali keluar dan meninggalkan kantor.
Direktur Utama BUMD Kota Tanjungpinang Fahmi, yang dikonfrimasi dengan issu penangkapan devisi operasional BUMD itu membantah, jika pegawainya dijemput Polis karena dugaan pungli dilahan parkir yang dikelola BUMD.
“Itu tidak ada dan itu isu saja dan tidak benar,”ujarnya pada wartawan saat dikonfrimasi.
Ditanya mengenai kedatangan anggota Intelkam ke kantornya, Fahmi mengaku, hanya melakukan koordinasi terkait lahan parkir yang dikelola BUMD kota Tanjungpinang.
Polisi lanjut dia, ingin mengetahui titik parkir yang dikelola oleh BUMD dan yang dikelola oleh Dinas Perhubungan kota Tanjungpinang, seperti dikawasan Melayu Squer, Akau Potong Lembu, Anjung Cahaya, Bandara Raja Haji Fisabililah (RHF) dan lokasi parkir di pasar.
“Tujuanya agar tidak ada pungli,”ujarnya.
Ditempat terpisah, Kasat Intelkam Polres Tanjungpinang AKP.Buskardi juga mengatakan, anggotanya datang ke kantor BUMD kota Tanjungpinang itu, hanya untuk silaturahmi dan melakukan koordinasi.
“Tidak ada apa-apa, hanya silaturahmi dan koordinasi,”singkatnya pada wartawan.
Penulis:Roland/Redaksi













