
PRESMEDIA.ID, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) kembali melaksanakan kerja sama dengan PT Garuda Indonesia untuk angkutan udara jemaah haji reguler tahun 2023.
Sebagian mana saya Kemenag, jumlah calon jamaah haji yang akan diberangkatkan Tahun ini ke Makah Arab Saudi ada sebanyak 104.172 orang.
Penandatanganan perjanjian kerja sama angkutan Haji 2023 itu dilakukan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief dengan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (27/4/2023).
Hadir menyaksikan, Irjen Kemenag Faisal Ali Hasyim beserta Inspektur Wilayah I dan II Itjen Kemenag, Sekretaris dan seluruh Direktur pada Ditjen PHU, serta jajaran Direksi dari PT Garuda Indonesia.
PT Garuda Indonesia Tbk selama ini menjadi mitra Kementerian Agama dalam memberangkatkan dan mengantarkan pulang jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi dan kembali ke Tanah Air.
Sebelum penandatangan kerja sama ini, kedua pihak telah melakukan serangkaian pembahasan intensif, termasuk negosiasi harga dan pembahasan draft perjanjian kerjasama.
“Terima kasih atas kepercayaan kepada kami. Tahun ini kami menyiapkan 14 armada yang terdiri dari Boeing 777 dan Airbus 300 untuk mengangkut jemaah haji reguler Indonesia dari tanah air ke Arab Saudi dan kembali lagi ke tanah air,†jelas Dirut PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.
Hal senada disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief. Dia juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik dalam pengangkutan jemaah haji Indonesia.
“Garuda Indonesia tahun ini kembali mendapatkan kepercayaan mengangkut jemaah haji regular ke Arab Saudi hingga kembali lagi ke Tanah Air. Total ada 104.172 orang yang tergabung dalam 287 kelompok terbang,†terang Hilman usai penandatanganan kontrak.
“Mereka adalah jemaah yang berasal dari sembilan embarkasi, yaitu: Aceh, Medan, Padang, Jakarta-Pondok Gede, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok,†sambungnya.
Kepada pihak Garuda Indonesia, Hilman Latief mengingatkan bahwa tahun ini ada sekitar 30 persen jemaah yang sudah berusia 65 tahun ke atas. Hilman mengatakan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini memiliki tagline ‘Haji Ramah Lanjut Usia’.
Karenanya, Hilman berharap Garuda Indonesia melakukan penyesuaian layanan demi kenyamaan jemaah haji, termasuk lansia. Hilman Latief minta ada layanan prioritas kepada jemaah lansia dan disabilitas, baik saat naik pesawat, selama berada di dalam pesawat, saat turun dari pesawat, hingga keluar dari bandara.
“Kami meminta untuk petugas darat dan udara PT. Garuda Indonesia Tbk tahun ini dapat lebih ramah dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia. Layani mereka bagaikan melayani orang tua kita sendiri,†pesannya.
Penulis: Presmedia
Editor : Redaktur
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












