Huzrin Hood Deklarasi Maju Pilgub Kepri 2020

Ketua Yayasan Badan Penyelaras Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) Huzrin Hood
Ketua Yayasan Badan Penyelaras Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) Huzrin Hood

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Ketua Yayasan Badan Penyelaras Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) Huzrin Hood menyatakan maju menjadi calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau 2020-2025 mendatang. Hal itu dituangkan oleh Huzrin Hood pada deklarasi calon gubernur Kepri di kantor BP3KR di Tanjungpinang,Selasa (24/9/2019).

“Saya kira deklarasi saya ini adalah suatu bukti bahwa saya serius untuk maju sebagai gubernur di Pilkada Kepri yang akan datang,” kata Huzrin Hood.

Pada kesempatan itu, Huzrin juga mengatakan, Tekad bulatnya maju sebagai Calon Gubernur provinsi Kepri pada Pilgub 2020 nanti, didasari niat dan keinginannya untuk mengembalikan cita-cita pembentukan provinsi Kepri, dalam mensejahterakan masyarakat.

Karena menurutnya, selama 17 tahun provinsi Kepri terbentuk hingga saat ini, kesejahteraan yang menjadi tujuan pembentukan provinsi Kepri itu belum dirasakan masyarakat.

“Sebab pengelolaan Anggaran dan program Pembangunan saat ini terbawa sistem
kapitalisme, yang mendahulukan kepentingan kelompok dan golongan, dalam program pembangunan, dan bukan atas kebutuhan untuk kesejahteraan rakyat,”jelasnya.

Hal itu lanjut Huzrin, dapat dilihat dari program pembangunan dibidang pelayanan, pendidikan, kesehatan yang mengatasnamakan “konco” dan “kolega siapa” dan membuat kesempatan kerja pada masyarakat lainya jauh dari harapan.

“Program kegiatan pembangunan yang dilaksanakan saat ini, terpolarisasi untuk siapa dan kepentingan siapa. Hingga keterbukaan informasi publik dan transparansi pada masyarakat tidak ada,”ujarnya.

Sebenarnya lanjut Huzrin, anggaran APBD provinsi Kepri itu jika digunakan dengan tepat dan effisien cukup untuk memakmurkan rakyat Kepri. Tapi karena masih banyak pengadaan-pengadaan dan Anggaran jalan-jalan serta seremonial lain yang begitu tidak penting, mengakibatkan program pembangunan yang dilaksanakan tidak tampak.

“Oleh karena itu, perlu ada perobahan. Dan untuk melakukan perobahan itu kita mesti berjuang bersama-sama dengan masyarakat,” pungkasnya.

Atas dasar itu, lanjut Huzrin, dirinya menyatakan maju sebagai calon Gubernur pada Pilgub 2020 mendatang. Karena jika hanya berhayal tentu tidak akan terwujud, dan menganai akan jadi atau tidak, sepenuhnya diserahkan pada Allah Swt.

Disinggung mengenai kendaraan politik yang akan mengusungnya, Huzrin mengaku telah menjalin konsilidasi dengan beberapa Partai Politik, dan mengharapkan dirinya melakukan deklarasi kemudian akan di survei dilapangan beberapa bulan ini.

Selain itu ia juga telah melobi sejumlah partai, tetapi jika dalam dua minggu ini sudah mendapatkan wakil maka akan jalankan sistem independen.

“Saya sudah lobi tetapi saya kira tidak perlu di buka dulu, nanti bisa berubah tapi saya sudah melobi lima partai,”ucapnya.

Mengenai wakil yang akan mendampinginya, Huzrin mengatakan, juga sedang melakukan penjajakan pada beberapa tokoh yang sudah menyampaikan hasratnya, tetapi nantinya akan ada engevaluasi dengan siapa dirinya akan maju.

Tetapi yang lebih diprioritaskan kalau boleh dari tokoh masyarakat yang berpengaruh di kota Batam, karena memang disana merupakan penduduk terbanyak dan terbesar di Kepri. Selain itu, kita harus sejalan, orang yang memang benar-benar memiliki dedikasi yang jujur dan dapat dipercaya, serta memiliki pengetahuan di bidang pemerintahan, dan disiplin dalam tugas,”jelasnya.

Ketua BP3KR ini juga menekankan, dalam Pilgub Kepri 2020 ini, hendaknya berlangsung dengan Fair dan terbuka, hingga tidak ada yang menjadi korban lagi, karena diusia 17 tahun provinsi Kepri, telah banyak memakan korban, dan berharap hal itu tidak akan terulang kedepannya.(Presmed6).