Jejak Peserta Mandiri Bintan Marathon, Tak Hanya Berlari tapi Juga Lestarikan Lingkungan Dengan Menanam Mangrove

COO Bintan Resorts Abdul Wahab bersama Kacab Bank Mandiri Tanjungpinang Ferry Robertua menanam bibit bakau hasil donasi peserta Mandiri Bintan Marathon di Area Pantai Pelabuhan Bandar Bentan Telani Ferry Terminal, Bintan Resorts. (Foto Hasura)
COO Bintan Resorts Abdul Wahab bersama Kacab Bank Mandiri Tanjungpinang Ferry Robertua menanam bibit bakau hasil donasi peserta Mandiri Bintan Marathon di Area Pantai Pelabuhan Bandar Bentan Telani Ferry Terminal, Bintan Resorts. (Foto Hasura)

PRESMEDIA.ID– Para peserta marathon tahun 2025 kini meninggalkan “jejak hijau” melalui aksi penanaman ratusan bibit mangrove di kawasan pesisir Lagoi, Kabupaten Bintan.

Kegiatan penanaman mangrove itu digelar Bank Mandiri bersama Bintan Resorts di kawasan Muara Sungai Teluk Sebong, tepatnya di area Pelabuhan Bandar Bentan Telani Ferry Terminal, Lagoi, Sabtu (9/5/2026).

Bibit mangrove yang ditanam merupakan jenis Rhizophora apiculata dan Rhizophora stylosa, hasil budidaya masyarakat lokal.

Donasi Pelari Jadi Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan

Bibit mangrove tersebut berasal dari donasi para peserta Mandiri Bintan Marathon yang berlangsung pada November 2025 lalu. Donasi disalurkan melalui fitur Livin’ Planet di aplikasi Livin’ by Mandiri.

Kontribusi itu menjadi bentuk kompensasi jejak karbon para pelari selama mengikuti event olahraga tersebut. Dengan begitu, peserta tidak hanya berlari untuk mencapai garis finis, tetapi juga ikut berperan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan penanaman dilakukan langsung oleh Kepala Cabang Bank Mandiri Tanjungpinang Ferry Robertua, Chief Operating Officer (COO) Bintan Resorts Abdul Wahab, komunitas lari lokal, penyelenggara event, pengelola kawasan, hingga PT Jejak Enviro Teknologi.

COO Bintan Resorts, Abdul Wahab, mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen membangun ekosistem event olahraga yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Kami ingin memastikan setiap langkah yang diambil tidak hanya berdampak pada pencapaian peserta maupun kesuksesan acara, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, restorasi mangrove dipilih karena memiliki peran penting sebagai pelindung alami garis pantai dari abrasi sekaligus penyerap karbon yang efektif.

Ia menambahkan, keterlibatan komunitas lari dalam kegiatan ini memperkuat makna kolaborasi antara olahraga dan keberlanjutan lingkungan.

“Pengalaman berlari tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga pada kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.

Bank Mandiri Dorong Partisipasi Masyarakat Lewat Livin’ Planet

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Mochamad Rizaldi, menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi komitmen jangka panjang yang terus diintegrasikan dalam transformasi perusahaan.

Melalui fitur Livin’ Planet di aplikasi Livin’ by Mandiri, masyarakat diajak untuk lebih aktif menjaga lingkungan, mulai dari menghitung emisi karbon hingga berkontribusi dalam penanaman pohon.

“Inisiatif ini mencerminkan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan transisi menuju ekonomi hijau,” kata Rizaldi.

Menurutnya, berbagai program ESG yang dijalankan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus memperkuat ekosistem sosial dan ekonomi secara inklusif.

Pengalaman Marathon Kini Lebih Bermakna

Salah satu perwakilan komunitas lari, Miftach Hidayat, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda dibanding event marathon pada umumnya.

“Biasanya kami hanya ikut lomba, menikmati suasana lalu pulang. Kali ini terasa lebih bermakna karena bisa melihat langsung kontribusi terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menyebut, olahraga dan aksi pelestarian alam dapat berjalan beriringan dan memberikan dampak nyata bagi masa depan.

Penanaman mangrove ini disebut bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang yang akan terus dikembangkan dalam penyelenggaraan Bintan Marathon di masa mendatang.

Di tengah meningkatnya kesadaran terhadap dampak lingkungan dari event berskala besar, pendekatan kolaboratif seperti ini menunjukkan bahwa langkah kecil dapat membawa perubahan besar.

Jika sebelumnya para pelari hanya melintasi pesisir Bintan dalam hitungan jam, kini mereka kembali meninggalkan warisan yang lebih panjang akar-akar mangrove yang akan tumbuh, menjaga pesisir, dan memberi kehidupan bagi generasi mendatang.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi