Kecelakaan di Lobang Galian PDAM, Wanita Pengendara Motor di Tanjungpinang Meninggal Dunia

Lubang Galian PDAM di Jalan DI Panjaitan Km 7 lokasi korban Dj kecelakaan sebelumnya ditutup Plat dan saat ini sudah dilapisi semen. (Foto: Roland/Presmedia.id)
Lubang Galian PDAM di Jalan DI Panjaitan Km 7 lokasi korban Dj kecelakaan sebelumnya ditutup Plat dan saat ini sudah dilapisi semen. (Foto: Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Lubang galian PDAM di depan SPBU kilometer 7, Jalan DI. Panjaitan, Kota Tanjungpinang, memakan korban.

Seorang wanita berinisial Df warga Sei Jang Tanjungpinang, mengalami kecelakaan di lobang galian PDAM itu, saat mengendarai sepeda motor, pada Kamis (20/6/2024) malam.

Akibat kecelakaan itu, Wanita yang berdomisili di Sei Jang Kota Tanjungpinang itu, dinyatakan meninggal dunia di IGD RSUD Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang.

Kecelakaan ini menjadi viral di media sosial Instagram, dengan video yang memperlihatkan wanita tersebut mengalami kecelakaan akibat menabrak plat besi penutup galian PDAM yang bergeser.

Dalam video yang beredar, terlihat kerumunan pengendara lain yang menyaksikan kejadian.

Warga yang memposting video menyebutkan, kecelakaan terjadi karena adanya lubang di Batu 7.
“Kecelakaan di Batu 7 gara-gara lubang,” tulis warga dalam video yang viral.

Informasi yang diperoleh korban mengalami kecelakaan karena plat besi penutup galian lubang PDAM terbuka, hingga mengakibatkan motor korban terperosok.

Ketua RT 05 RW 11 Kelurahan Sei Jang Kecamatan Tanjungpinang Timur, Adrianus membenarkan bahwa korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan di depan SPBU KM 7 Tanjungpinang adalah warganya.

Ia mengaku belum mengetahui apakah warganya itu sudah dimakamkan atau belum.

“Benar itu warga saya, meninggal karena kecelakaan di Batu 7 tadi malam. Saya lagi dijalan belum mendapat informasi sudah dikebumikan atau belum,” ujarnya saat dikonfirmasi PRESMEDIA.ID Jumat (21/6/2024).

Dari pantauan di jalan DI.Panjaitan, sebelumnya terdapat dua plat besi yang dibentangkan menutupi lobang bekas galian ditengah jalan.

Besi plat ini dipasang oleh pekerja galian PDAM setelah sebelumnya melakukan perbaikan pipa.

Polisi Belum Terima Laporan Laka Meninggal

Di tempat terpisah, Satlantas Polresta Tanjungpinang yang dikonfirmasi media terkait kejadian ini, mengaku belum menerima laporan resmi.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, AKP Syaiful Amri, menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait kecelakaan tersebut.

“Kami juga mendengar kabar ini pagi tadi, tapi sampai sekarang belum ada pihak yang membuat laporan,” ujarnya.

Warga lain menyebut, hendaknya kecelakaan ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah untuk segera menangani lobang di jalan itu, hingga tidak membahayakan pengguna jalan lainya.

Penulis: Roland
Editor  : Redaktur