
PRESMEDIA.ID– Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mendorong Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk mengoptimalkan potensi unggulan daerah, khususnya sektor pariwisata dan perikanan, guna memperkuat pertumbuhan ekonomi.
Staf Ahli Kementerian PPN, Tri Dewi Virgiyanti, mengatakan, bahwa kinerja ekonomi Kepri pada tahun 2025 menunjukkan capaian yang sangat positif.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, pertumbuhan ekonomi Kepri mencapai 6,94 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 5,11 persen,” ujar Tri Dewi usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 dan penyusunan RKPD 2027 di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Senin (6/4/2026).
Meski mencatat pertumbuhan ekonomi yang tinggi, Tri Dewi menilai potensi ekonomi Kepri masih belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya disektor pariwisata, perikanan serta ekonomi digital.
Sejumlah potensi ini dikatakan Tri Dewi, perlu terus didorong agar mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga mencapai target 8 persen.
“Ekonomi Kepri sudah sangat baik, tetapi potensinya belum dikelola maksimal. Masih banyak ruang yang bisa dikembangkan,” jelasnya.
Selain sektor ekonomi, pemerintah pusat juga menyoroti pentingnya pembangunan sosial, terutama pada wilayah yang masih tertinggal.
Penguatan sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.
“Sisi kewilayahan yang masih tertinggal harus menjadi prioritas. SDM juga menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjalankan program prioritas nasional, termasuk Asta Cita Presiden RI.
Di tengah ketidakpastian global, Pemprov Kepri akan fokus memperkuat kapasitas fiskal melalui inovasi kebijakan serta optimalisasi potensi daerah bersama pemerintah pusat.
“Kami akan membahas peluang bagi hasil dengan pemerintah pusat, seperti Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL), serta potensi lain seperti labuh jangkar,” ujar Ansar.
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi baru, Pemprov Kepri juga berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan layanan birokrasi yang cepat, tepat, dan efisien, khususnya dalam pengembangan sektor maritim dan pariwisata.
“Kami memberikan insentif dalam bentuk kemudahan layanan birokrasi agar investasi dapat tumbuh dan mendukung ekosistem ekonomi daerah,” pungkasnya.
Penulis:Roland
Editor :Redaktur











