
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Pemilihan Umum menjadi sarana demokrasi dalam mewujudkan sistem pemerintahan negara yang berkedaulatan rakyat.
Pemerintah negara, dibentuk dari rakyat, dilaksanakan dengan kehendak rakyat serta diabdikan untuk kesejahteraan rakyat.
Melalui Pemilu, masyarakat akan memilih calon pemimpin untuk peralihan kekuasaan yang dilaksanakan secara aman dan tertib.
Dalam mewujudkan terlaksananya Pemilu yang damai, tertib dan lancar di kota Tanjungpinang, Pemerintah, KPU, Bawaslu TNI dan Polri bersama pimpinan Partai Politik, menyatakan sikap, akan melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang damai, tertib dan harmonis.
Pernyataan sikap itu, ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama melalui  deklarasi Pemilu Damai, oleh Pj Walikota, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Forkopimda, Ketua Partai Politik bersama Ketua KPU dan Bawaslu di kota Tanjungpinang.

Penjabat Walikota Tanjungpinang Hasan Sos, mengatakan, Deklarasi Pemilu Damai yang telah dilaksanakan, menjadi komitmen bersama semua pihak dalam pelaksanaan Pemilu di Tanjungpinang berjalan dengan lancar, damai, aman dan demokratis.
“Deklarasi ini sangat penting, karena kita menginginkan pelaksanaan Pemilu yang damai, dan terciptanya suasana yang aman serta kondusif di kota yang kita cintai ini,” kata Hasan pada media di Tanjungpinang.
Dengan deklarasi ini, lanjunya, semua berkomitmen akan menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan Pemilu secara bersama.
Kepada masing-masing Partai Politik, Pj.Walikota ini juga menekankan, dengan deklarasi yang telah ditandatangani ,menjadi komitmen dan janji bersama untuk mengawal pemilu yang damai, aman serta sejuk di kota Tanjungpinang.
Untuk KPU, Bawaslu serta TNI-Polri, Hasan mengatakan, akan terus melakukan koordinasi dan kerjasama untuk suksesnya pesta demokrasi Pemilu 2024 di Tanjungpinang.
Hasan juga mengajak masyarakat agar mensukseskan pesta demokrasi Pemilu 2024 dengan tetap menjaga keamanan. Walau-pun ada perbedaan, namun kesatuan dan persatuan  harus tetap dijaga.
“Bagi warga yang memiliki hak suara agar berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang,” sebutnya.
Sebab katanya lagi, tingginya partisipasi Pemilih di  Pemilu 2024 menjadi tolak ukur kedewasaan politik masyarakat yang lebih baik.
“Oleh karena itu, Kami mengajak seluruh warga tanpa terkecuali, Bagi yang sudah memiliki hak memilih, mari sama-sama tanggal 14 Februari datang ke TPS,” ajaknya.
Polresta Tanjungpinang Lakukan Cooling System Jaga Keamanan Pemilu Tanjungpinang

Untuk menciptakan Pemilu yang damai di Kota Tanjungpinang, Kepolisian Resort kota Tanjungpinang terus melakukan upaya pembinaan, monitoring, pengawasan dengan meningkatkan penjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pemilu 2024.
Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, mengatakan dalam menghadapi gelaran pesta demokrasi Pemilu 2024 yang digelar secara serentak, Kepolisian RI menggelar Operasi Nusantara dengan Sandi, “Operasi Mantap Brata 2023-2024”.
Melalui operasi pengamanan Pemilu 2024 ini, Polresta Tanjungpinang menurunkan 339 personil ditambah 160 anggota TNI dan satuan lainya.
“Kami juga didukung 60  personil BKO dari Polda Kepri  dalam operasi Mantap Brata 2024 ini demi mengantisipasi dan mewaspadai segala gangguan Pemilu 2024 di Tanjungpinang,” ujarnya.
Dalam upaya pembinaan, monitoring, pengawasan, Polresta Tanjungpinang kata Heribertus juga melaksanakan program Kapolri yaitu Cooling System atau upaya menjaga dan mencegah potensi gangguan kamtibmas dengan melibatkan seluruh komponen sehingga kamtibmas terjaga dan terkendali.
Melalui Cooling System yang dilaksanakan, Kapolresta mengerahkan personel jajaranya untuk memberikan himbauan, sosialisasi pada masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat (Kamtibmas).
“Anggota dan seluruh personil  Polres, Polsek hingga Bhabinkamtibmas, kami arahkan agar memberi himbauan pada masyarakat, agar sama-sama menciptakan suasana Pemilu yang aman dan damai. Jangan terpancing dan menyebarkan berita hoax atau ujar kebencian,†katanya.
Selainj itu, juga tidak boleh saling menghasut maupun menjelek-jelekan caleg atau calon Presiden dan wakil Presiden yang saat ini ikut berkompetisi dalam Pemilu 2024.
“Karena walaupun pilihan berbeda, semua pihak harus tetap menjaga Persatuan dan Kesatuan,” tegasnya.
Kepada masyarakat Tanjungpinang, Perwira Polisi dengan tiga melati ini juga menghimbau, agar menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 di masing-masing TPS.
KPU Ajak Generasi Muda Sukseskan Pemilu Damai

Ditempat terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, Muhammad Faizal juga mengajak seluruh masyarakat kota Tanjungpinang khususnya generasi muda untuk menciptakan Pemilu damai di Kota Tanjungpinang.
Hal ini dikatakan Faizal, mengingat kota Gurindam Tanjungpinang merupakan kota kecil dan damai.
Atas hal itu, KPU berharap, semua pihak saling menjaga hingga pelaksanaan Pemilu 2024 di kota Tanjungpinang berjalan dengan aman, damai dan tidak ada gontok-gontokan apa lagi saling menyerang.
“Karena, Siapapun nanti presiden dan pemimpin yang terpilih, itu lah yang terbaik bagi bangsa dan daerah kita ini. Kita  sebagai anak negeri, wajib menjaga kerukunan beragama dan bermasyarakat karena setelah pemilu nanti kita juga akan berbaur kembali di masyarakat,” jelasnya.
KPU juga berharap dari 167.076 pemilih yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 kota Tanjungpinang, hendaknya dapat menyalurkan hak pilihnya di 637 TPS yang  telah disediakan di masing-masing kelurahan, RW dan RT di kota Tanjungpinang.
Kewajiban menyalurkan hak pilih di Pemilu 2024 ini, juga ditekankan KPU kepada pemilih pemula kota Tanjungpinang. Hal itu mengingat, tingginya Daftar Pemilih Tetap (DPT) kategori usia Gen Z (1997-2007) atau umur (17-27 tahun) yang berjumlah 38.108 orang atau 22,81 persen.
Kemudian gen Y atau pemilih yang lahir pada tahun (1981- 1996) dengan jumlah 55. 942 atau 33,48 persen, dan Gen X (1965-1980) sebanyak 49.298 orang atau 29,51 persen.
Sedangkan pemilih dengan Pre Baby Boomers kelahiran (<1945) keatas yang mencapai 2.214 orang atau 12,88 persen dan Baby Boomers  kelahiran (1946-1964) sebanyak 21.514 orang atau 1,33 persen.
“Kami berharap untuk Gen Z dan Gen Y yang persentasenya sampai 53 persen dan telah terdaftar di DPT Pemilu 2024 ini, dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik, datang ke TPS karena ini kesempatan pertama bagi mereka untuk menentukan nasib bangsa ini,” jelasnya.
Bawaslu Ciptakan Pemilu Damai Dengan Pengawasan

Selain menjamin keamanan, terciptanya pemilu yang jujur dan adil tidak terlepas dari peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai juri dan pengawas Pemilu.
Melalui tugas dan perannya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Tanjungpinang terus melakukan pengawasan terhadap terselenggaranya seluruh tahapan pemilu yang dilaksanakan KPU dan Partai Politik sebagai peserta.
Ketua Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu), Muhammad Yusuf mengatakan, dalam pelaksanaan pengawasan, pihany bersama komisi ad hoc Bawaslu di tingkat TPS, Kelurahan dan Kecamatan, terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap jalanya setiap jadwal dan agenda Pemilu.
“Kami bersama jajaran dan tim Gakumdu, Kepolisian dan Kejaksaan serta Komisi ad hoc, terus melakukan pengawasan dan menciptakan Pemilu yang aman dan kondusif,” jelasnya.
Kepolisian  bersama Bawaslu lanjutnya, juga melakukan pengawasan secara bersama pada tahap pelaksanaan kampanye dengan mengakomodir masing-masing Parpol dalam pelaksanaan kampanye.
“Koordinasi Bawaslu bersama dengan kepolisian sejauh ini bagus, semua dari polisi dan TNI dapat berkoordinasi. Setiap hari ada 30 titik kampanye di Tanjungpinang,” kata Yusuf.
Kepada peserta Pemilu dan pendukungnya, kata mantan komisioner KPU ini, terus melakukan pengawalan agar tidak terjadi pelanggaran yang diakibatkan ketidak sengajaan, kebodohan serta orasi-orasi yang bisa menyebabkan kerusuhan.
“Semua pihak sudah komitmen, akan melaksanakan Pemilu di Tanjungpinang yang kondusif dan aman serta terkendali. Bawaslu sudah berkomitmen bahwa pemilu itu harus damai,” katanya.
Disinggung mengenai Potensi indeks kerawanan akan terjadinya Politik Uang (Money Politik) di Pemilu Tanjungpinang, M.Yusuf mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan secara benar-benar.
“Dan jika ditemukan, kepada masyarakat dan semua pihak agar melaporkanya ke Bawaslu dan kami akan melakukan proses,”ucapnya.
Pemilu Damai Tanggung Jawab Semua Pihak

Pemilu Damai di kota Tanjungpinang juga disampaikan masyarakat, Dosen dan Pengajar di Universitas UMRAH Robby Patria mengatakan, pesta demokrasi harus berjalan dengan damai. Sebab kata dia, Jika tidak damai bagaimana masyarakat memberikan hak suaranya ke TPS pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Kita harus menjaga kedamaian pemilu, baik oleh Kepolisian, KPU sebagai penyelenggara Bawaslu sebagai Pengawas serta Partai Politik sebagai peserta. Demikian juga dengan masyarakat, harus sama-sama berkomitmen melaksanakan Pemilu damai di kota Tanjungpinang yang kita Cintai ini,” ujarnya.
Menurutnya, Robby, terciptanya Pemilu damai di kota Tanjungpinang sangat beralasan, Sebab, selain Tanjungpinang merupakan kota yang kecil, selama ini juga tidak pernah ada kegaduhan yang tejadi karena Pemilu.
“Kita harus mendukung pelaksanaan Pemilu yang damai di kota ini, dan hingga saat ini, Alhamdulillah seluruhnya aman dan terkendali, tentu hal  ini tidak terlepas dari peran pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Tanjungpinang,” sebutnya.
Ditanya pendapatnya mengenai protes yang dilontarkan sejumlah akademisi kampus terhadap kebijakan Jokowi di Pemilu 2024, Roby menegaskan, Â hal itu merupakan bentuk kebebasan berpendapat dan Polisi tidak bisa melarangnya.
“Isu terakhir ada oknum rektor yang mengkritik kebijakan Jokowi itu konteksnya lain, hal ini merupakan bentuk kebebasan menyatakan pendapat dan Polisi tidak bisa melarang,” jelasnya.
Terhadap Pemilih pemula, mantan Jurnalis ini juga menyebut, merupakan pemilih mayoritas di Pemilu 2024 dengan persentase yang sangat banyak.
Atas hal itu, Ia juga mengajak, agar pemilih Gen Z dan Milenial di Tanjungpinang dapat menyalurkan hak pilihnya untuk menentukan masa depan pimpinan bangsa Indonesia kedepan.
“Kita berharap generasi muda di Tanjungpinang jangan menyia-nyiakan suaranya dengan aktif dan ikut memilih pada 14 Februari karena ini untuk menentukan nasib kita sesuai visi dan misi capres dan cawapres,” paparnya.
Kepada kawula muda, juga ditekankan agar menentukan hak pilihnya dengan cermat dengan memahami visi dan misi calon pemimpin serta caleg dimasa yang akan datang.
Penulis:Roland
Editor :Redaksi













