Kasus Dugaan Sabotase Pemotongan Kabel dan Pencurian AC RSUD RAT Tanjungpinang Belum Ada Tindak Lanjut di Polresta

RSUD-RAT Tanjungpinang
RSUD-RAT Tanjungpinang (dok-Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID– Laporan dugaan sabotase pengrusakan fasilitas vital RSUD Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang, melalui pemotongan kabel listrik dan pencurian Air Conditioner (AC), hingga kini belum menunjukkan perkembangan penyelidikan di Polresta Tanjungpinang.

Dugaan Sabotase Pemotongan Kabel Listrik

Dugaan sabotase pemotongan kabel listik sebeleumnya terjadi di RSUD RAT Tanjungpinang. Sabotase adalah tindakan yang disengaja untuk merusak, menghancurkan, atau mengganggu suatu sistem, proses, atau aktivitas dengan tujuan melemahkan atau menghambatnya. Ini bisa berupa tindakan fisik, teknis, ekonomi, atau psikologis, dan seringkali dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Insiden pemotongan kabel listrik ini, terjadi pada pagi hari ketika antrean pasien memadati ruang pendaftaran RSUD RAT. Tiba-tiba, komputer dan mesin antrean mati, hingga mengganggu pelayanan.

Setelah dilakukan pengecekan, salah satu kabel penghubung listrik ke komputer dan sistem antrian ditemukan terpotong. Dugaan sementara, aksi ini dilakukan dengan sengaja agar pasien mengeluhkan pelayanan rumah sakit tersebut .

Peristiwa ini, sebelumnya juga telah dilaporkan Gubernur Kepri, mewakili Pemerintah Provinsi  ke Polresta Tanjungpinang. Namun hingga kini, belum ada informasi resmi terkait perkembangan penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan pihak Kepolisian.

Pencurian 5 Unit AC di Gedung Radiologi

Tidak lama setelah kejadian pemotongan kabel, RSUD RAT kembali mengalami kerugian akibat pencurian lima unit AC outdoor di Gedung Radiologi.

Aksi pencurian ini, terjadi pada Sabtu dini hari (2/8/2025) sekitar pukul 02.00 WIB.

Direktur RSUD RAT, dr. Bambang Utoyo, membenarkan insiden tersebut dan menyatakan bahwa laporan resmi telah diajukan ke Polresta Tanjungpinang.

“Saat mau dinyalakan saat itu, AC tidak berfungsi. Setelah dicek, ternyata lima unit outdoor AC itu telah hilang digondol maling,” ujarnya, Selasa (5/8/2025).

Dari rekaman CCTV menunjukkan empat pria memasuki area rumah sakit melalui pagar belakang, lalu memanjat tangga menuju lantai dua Gedung Radiologi. Hingga kini, proses penyidikan masih berlangsung.

Belum Ada Tanggapan dari Kepolisian

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi, Kasat Reskrim AKP Agung Tri Wibowo, dan Kasi Humas Polresta Tanjungpinang belum memberikan tanggapan terkait perkembangan penyelidikan kedua kasus ini.

Untuk diketahui, sebelum pencurian AC, sejumlah pasien sempat mengeluhkan tidak berfungsinya pendingin ruangan di beberapa ruangan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad bahkan sempat memberikan bantuan AC untuk meningkatkan kenyamanan pelayanan di RSUD RAT.  Namun, tidak lama berselang, kasus dugaan sabotase kembali terjadi.

Penulis:Presmedia
Editor  :Redaksi