
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang memprediksi, lonjakan penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) akan naik 60 persen menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Kepala KSOP Tanjungpinang, Letkol Marinir Benyamin Ginting, mengatakan lonjakan penumpang tersebut diperkirakan disebabkan, libur nataru bersamaan dengan libur anak sekolah.
Ia memperkirakan lonjakan arus balik mudik Nataru pada tanggal 23 hingga 26 Desember 2022 mendatang.
“Sejauh ini belum ada lonjakan penumpang. Setelah aturan pandemi tidak diperketat lagi. Kita perkirakan akan mengalami lonjakan penumpang sebanyak 60 persen, atau 25.000 orang,” kata Benyamin usai meninjau pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Senin (19/12/2022).
Dalam mengantisipasi lonjakan, Benyamin mengatakan, pihaknya telah meminta semua operator kapal di pelabuhan SBP Tanjungpinang, untuk selalu standby menyediakan kapal cadangan.
Tidak hanya itu, Ia menambahkan KSOP juga menyedikan 4 unit kapal patroli, dan bisa digunakan saat terjadinya lonjakan penumpang.
“Kesiapan armada, seperti ramp cek sudah kita lakukan. Dan 18 kapal yang beroperasi di Pelabuhan SBP siap layar,” jelasnya
Benyamin menerangkan, nantinya keberangkatan kapal di Pelabuhan SBP Tanjungpinang tidak lagi disesuaikan dengan jam. Melainkan, akan disesuaikan dengan jumlah penumpang.
Jika jumlah penumpang telah memenuhi dengan kapasitas kapal, maka kapal tersebut bisa langsung berlayar.
“Kapal penuh, langsung berangkat, akan begitu terus. Namun, misalnya batas jam operasional 17.30, ternyata masih banyak penumpang, maka kita meminta kapal cadangan untuk siap,” Paparnya.
Menurutnya ada 8 posko diantaranya 1 posko terpadu dan 7 posko teknis.
Bahkan, salah satu posko tersebut juga berada di Pulau Penyengat, untuk memantau pelayaran pompong dari Pelantar Kuning menuju Pulau Penyengat.
“Sekarang (Pelantar Kuning) kita awasi kerana jumlahnya banyak. Kemarin saja ada 1.100 penumpang yang datang dan pergi,” kata Ginting.
Sementara itu, General Manager (GM) Pelindo Cabang Tanjungpinang, Darwis menyampaikan yang menjadi catatan setelah terbentuknya posko terpadu di Pelabuhan SBP Tanjungpinang untuk menyambut Nataru adalah koordinasi antar petugas yang tergabung.
“Persiapan terminal sudah kita persiapkan sejak lama, yang terpenting setelah posko terpadu ini terbentuk adalah koordinasi antar petugas,”pungkasnya.
Penulis: Roland
Editor: Redaktur











