
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Tunggak pembayaran rekening listrik hingga Rp1,2 Milliar, PT.PLN Cabang Tajungpinang memadamkan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah wilayah di Tanjungpinang.
Humas PT.PLN (Persero) cabang Tanjungpinang David, mengatakan pemadam lampu PJU di Tanjungpinang itu dilakukan pada 32 titik. Sedangkan beberapa titik lainya yang mengguakan meteran Token padaman secara otomatis.
“Meteran yang manual terpaksa kami lakukan pemutusan dan beberapa titik lainya padam sediri karena menggunakan meteran khusus yang otomatis,” ujarnya saat dihubungi Kamis (28/1/2021).
Ia menjelaskan, PLN sama halnya dengan perusahaan lainya, butuh cashflow yang baik dalam menjalankan operasional terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19, keuangan yang sulit seperti saat ini.
“Untuk kota Tanjungpinang sendiri saat ini masih belum menyelesaikan rekening listrik PJU selama satu bulan, senilai Rp 1,2 miliar,” kata David.
Menurutnya, PLN saat ini fokus menjaga kehandalan pasokan dan meningkatkan ratio desa berlistrik. Selain itu, peningkatkan jam operasional di pulau-pulau terluar di seluruh Provinsi Kepri juga menjadi atensi programnya.
David juga mengatakan, berdasarkan infromasi yang diperoleh, saat ini dinas Perkim Kota Tanjungpinang sedang melakukan proses pembayaran. Dan atas hal itu PLN dikatakan David juga menunggu.
“Jadi kami juga menunggu semoga segera terbayar,” pungkasnya.
Penulis :Roland
Editor  :Redaksi












